"Istrimu adalah ladang bagimu,maka datangilah ladangmu itu kapan saja dgn cara yg kmu sukai,dan utamakanlah(yg baik) utk dirimu. ."
Q.S.Al-Baqarah:223
Ayat tsb turun utk menyangkal khurafat orang Yahudi yg meyakini bhw anak yg lahir hasil persetubuhan melalui belakang(tp tetap di kemaluan) akan menjadi cacat.
Dlm sebuah riwayat tertulis,
"Umar ra datang kpd Rasulullah dan berkata ya Rasulullah celakalah aku,semalam haluan kapalku berubah(maksudnya bersetubuh dr belakang dgn tetap pd kemaluan/farji)
tp Rasulullah tdk menjawab hingga turunlah ayat tsb.
Jd jelaslah bhw maksud ayat tsb membolehkan berhubungan intim dgn gaya apa saja tp tetap melalui farji,BUKAN DUBUR!
Jumhur Ulama mengharamkan mendatangi istri melalui dubur,
dng dalil,kata 'Anna' dlm ayat ini berarti kaifa(bgaimana) yg mengatur bagaimana tata cara mendatangi istri,dimana ada pembatasan pd tempat trtentu meskipun dgn cara brbeda namun tujuannya satu,yaitu FARJI/KEMALURAN ,hal ini dikuatkan oleh kata sebelumnya "Fa'tuu"yg dibarengi fa sbg pengkhususan,kemudian kata "Harts" atau ladang adalah tempat utk bercocok tanam,dgn kata lain faraj(kemaluan).
Faraj Wanita bagaikan tanah utk bercocok tanam,Nuftah(airmani/sperma) bagaikan benih dan bibit yg siap dituai sedangkan Walad(anak) bgaikan tanaman yg akan tumbuh dr benih tsb dan tempat benih tsb adalah lewat kemaluan bukan dubur!
Landasan hukumnya adalah keharaman menyetubuhi istri di saat haidh,dgn alasan darah haidh itu kotor meski melalui farji,apalagi dubur yg jelas kotor yg kan mendatangkan banyak kemudharatan bg pelakunya.
dan landasan lainnya brdasarkan hadits nabi,diantaranya.
"Man ataa Imraatan fi duburiha lam yaridhurillahu ilayhi yaumul Qiyamah"
"Barang siapa yg melakukan hubungan intim dgn istrinya di bagian dubur maka ALLAH SWT takkan melihat kpdnya pd hari kiamat"
H.R.Ad-Darimi,dlm bab "As-Shalaat wa At-Thahaarah",1/260)
atau hadits serupa namun akhirnya beda yaitu,
"Barangsiapa yg mendatangi istrinya melalui dubur maka dia telah kufur dgn nyata"
Jelas sudah,dalil2 tsb secara terang menderang mematahkan pandangan yg menyatakan kebolehan menyetubuhi istri melalui Dubur!
Allahu a'lam
Jika Kristener objektif,mrk takkan mampu menemukan celah menjatuhkan islam.
SELAMAT BERFIKIR DGN OTAK!
dari berbagai sumber.
"Segala artikel tentang dunia islam, pesantren, Debat islam - kristen, Diskusi Islam - Kristen, ilmu agama, budaya, hikmah, nasehat,kebenaran alquran,kebenaran hadits,renungan islami dan motivasi islami"
Tampilkan postingan dengan label Menjawab Fitnah Kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menjawab Fitnah Kristen. Tampilkan semua postingan
Jumat, 09 Desember 2011
Kamis, 08 Desember 2011
Ajaran Kasih Dalam Islam
![]() |
Rasulullah saw. bersabda, “Man laa yarhaminnaasa laa yarhamhullaah” Barang siapa tidak menyayangi manusia, Allah tidak akan menyayanginya. (H.R. Turmudzi). Dalam hadis tersebut kasih sayang seorang Muslim tidaklah terhadap saudara se-Muslim saja, tapi untuk semua umat manusia. Rasulullah saw. bersabda, “Sekali-kali tidaklah kalian beriman sebelum kalian mengasihi.” Wahai Rasulullah, “Semua kami pengasih,” jawab mereka. Berkata Rasulullah, “Kasih sayang itu tidak terbatas pada kasih sayang salah seorang di antara kalian kepada sahabatnya (mukmin), tetapi bersifat umum (untuk seluruh umat manusia).” (H.R. Ath-Thabrani). Bahkan, bukan hanya kepada manusia saja ajaran Islam yang tinggi ini telah mengajarkan bagaimana kasih sayang terhadap hewan dan tumbuhan yang harus direalisasikan. Abu Bakar Shiddiq r.a. pernah berpesan kepada pasukan Usamah bin Zaid, “Janganlah kalian bunuh perempuan, orang tua, dan anak-anak kecil. Jangan pula kalian kebiri pohon-pohon kurma, dan janganlah kalian tebang pepohonan yang berbuah. Jika kalian menjumpai orang-orang yang tidak berdaya, biarkanlah mereka, jangan kalian ganggu.” Sebuah nasihat ini walau dalam keadaan untuk perang, ajaran Islam tetap memancarkan kasih sayangnya terhadap manusia, hewan, dan tumbuhan. Sebuah kisah lain yang menarik ketika Amr bin Ash menaklukkan kota Mesir, saat itu datanglah seekor burung merpati di atas kemahnya.Melihat kejadian ini, kemudian Amr bin Ash membuat sangkar untuk merpati tersebut di atas kemahnya. Tatkala ia mau meninggalkan perkemahannya, burung dan sangkar tersebut masih ada. Ia pun tidak mau mengganggunya dan dibiarkan burung merpati itu hidup bersama sangkar yang ia buat. Maka kota itu dijuluki sebagai kota fasthath (kemah).
Sifat kasih sayang adalah termasuk akhlak yang mulia yang dicintai Allah. Sebaliknya Allah sangat membenci akhlak yang rendah. Di antaranya kepada orang-orang yang tidak memiliki rasa belas kasih sayang. Ditegaskan hadis Rasulullah saw., Laa tunza’ur rahmatu illaa min syaqiyyin. Rasa kasih sayang tidaklah dicabut melainkan hanya dari orang-orang yang celaka.
(H.R. Ibn. Hibban).
Yang dimaksud dengan orang celaka adalah orang yang tidak memiliki rasa kasih sayang di dalam hatinya baik untuk dirinya maupun orang lain. Di sinilah perlunya kita bermuhasabah, bertafakur, apakah diri ini sudah benar menjalani hidup. Bagaimana kita mengasihi dan menyayangi ciptaan Allah sebagai akhlak yang mulia. “Sesungguhnya Allah SWT Maha Pemurah, Dia mencintai sifat pemurah, dan Dia mencintai akhlak yang mulia serta membenci akhlak yang rendah.” (H.R. Na’im melalui Ibnu Abbas r.a.).
Rabu, 07 Desember 2011
Menjawab Hujatan Tentang Poligami Nabi Muhammad SAW
Banyak Orang Menganggap Poligami Nabi Muhammad SAw adalah suatu Pemuasan Nafsu...Bagi yang belum mengerti berikut sedikit uraian singkat dari data dan fakta sejarah...
Berikut Istri2 Rosululloh setelah ditinggal wafat Istrinya Khatijah R.A:
1. Saudah binti Zum’ah Ketika dilamar Rasulullah SAW, Saudah telah berusia 70 tahun dengan 12 anak. Perempuan berkulit hitam dari Sudan ini merupakan janda dari sahabat Nabi bernama As-Sukran bin Amral Al-Anshari yang menemui syahid keran menjadikan dirinya perisai hidup bagi Rasulullah di medan perang. Rasulullah yang ketika melamar Saudah telah berusia 56 tahun menikahi wanita itu agar Saudah bisa terjaga keimanannya dan terhindar dari gangguan kaum Musyirikin yang tengah hebat-hebatnya memusuhi umat Islam yang ketika itu masih sangat sedikit jumlahnya.
2. Zainab binti Jahsy
Tak lama setelah menikahi Saudah, Rasulullah mendapat perintah dari allah SWT untuk menikahi Zainab binti Jahsy, seorang janda berusia 45 tahun yang berasal dari keluarga terhormat. Pernikahan dengan Zainab ini merupakan suatu pelaksanaan perintah Allah SWT bahwa pernikahan haruslah sekufu. Zainab merupakan mantan isteri dari Zaid bin Haritsah.
3. Ummu Salamah binti Abu Umayyah
Setelah menikahi Saudah dan Zainab, Rasulullah kembali mendapat perintah Allah SWT agar menikahi puteri dari bibinya yang pandai mengajar dan juga pandai berpidato. Ummu Salamah binti Abu Umayyah, seorang janda berusia 62 tahun. Setelah menikah dengan Rasulullah SAW, Ummu Salamah kelak banyak membantu Nabi dalam medan dakwah dan pendidikan bagi kaum perempuan.
4. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan
Dalam pengembangan dakwah Islam yang masih sangat terbatas, umat Islam mendapat cobaan ketika salah seorang darinya, Ubaidillah bin Jahsy, murtad dan menjadi seorang Nasrani. Secara syar’i, murtadnya Ubaidillah ini menyebabkan haram dan putusnya ikatan suami-isteri dengan Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan. Untuk menyelamatkan akidah janda berusia 47 tahun ini, Rasulullah mengambil langkah cepat dengan menikahi Ummu Habibah. Kelak langkah Rasulullah SAW ini terbukti tepat dengan aktifnya Ummu Habibah di dalam menunjang dakwah Islam.
5. Juwairiyyah binti Al-Harits al-Khuzaiyyah
Juwairiyyah adalah seorang janda berusia 65 tahun dengan 17 anak. Perempuan ini merupakan budak dan tawanan perang yang dibebaskan Rasulullah. Setelah dibebaskan Rasulullah SAW, Juwairiyyah dengan ke-17 orang anaknya tentu akan kebingungan karena dia sama sekali tidak memiliki seorang kerabat pun. Allah SWT memerintahkan Nabi SAW agar menikahi perempuan ini sebagai petunjuk agar manusia mau membebaskan budak dan memerdekakannya dari perbudakan dan penghambaan kepada selain Allah SWT.
6. Shafiyyah binti Hayyi Akhtab
Setahun setelahnya, saat berusia 58 tahun, Rasulullah kembali menikahi Shafiyah binti Hayyi Akhtab, seorang janda dua kali berusia 53 tahun dan memiliki 10 orang anak dari pernikahan sebelumnya. Shafiyyah merupakan seorang perempuan Muslimah dari kabilah Yahudi Bani Nadhir. KeIslaman Shafiyyah diboikot orang-orang Yahudi lainnya. Untuk menolong janda tua dengan 10 orang anak inilah Rasulullah SAW menikahinya.
7. Maimunah binti Al-Harits
Dakwah Islam tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang Arab semata, tetapi juga kepada manusia lainnya termasuk kepada orang-orang Yahudi. Sebab itu, Rasulullah kemudian menikahi Maimunah binti Al-Harits, seorang janda berusia 63 tahun, yang berasal dari kabilah Yahudi Bani Kinanah. Pernikahan ini dilakukan semata untuk mengembangkan dakwah Islam di kalangan Yahudi Bani Nadhir.
8. Zainab binti Khuzaimah bin Harits
Zainab binti Khuzaimah merupakan seorang janda bersuia 50 tahun yang sangat dermawan dan banyak mengumpulkan anak-anak yatim, orang-orang lemah, serta para fakir miskin di rumahnya, sehingga masyarakat sekitar menjulukinya sebagai “Ibu Fakir Miskin”. Guna mendukung secara aktif aktivitas janda tua ini maka Rasulullah menikahinya. Dengan pernikahannya ini Rasulullah ingin mencontohkan kepada umat-Nya agar mau bersama-sama menyantuni anak-anak yatim dan orang-orang lemah, bahkan dengan hidup dan kehidupannya sendiri.
9. Mariyah al-Kibtiyyah
Setelah delapan pernikahannya dengan para janda-janda tua dengan banyak anak, barulah Rasulullah SAW menikahi seorang gadis bernama Mariyah al-Kibtiyah. Namun pernikahannya ini pun bertujuan untuk memerdekakan Mariyah dan menjaga iman Islamnya. Mariyah merupakan seorang budak berusia 25 tahun yang dihadiahkan oleh Raja Muqauqis dari Iskandariyah Mesir.
10. Hafshah binti Umar bin Khattab
Dia merupakan puteri dari Umar bin Khattab, seorang janda pahlawan perang Uhud yang telah berusia 35 tahun. Allah SWT memerintahkan Rasulullah untuk menikahi perempuan mulia ini karena Hafshah merupakan salah seorang perempuan pertama di dalam Islam yang hafal dengan seluruh surat dan ayat al-Qur’an (Hafidzah). Pernikahan ini dimaksudkan agar keotentikan al-Qur’an bisa tetap terjaga.
11. Aisyah binti Abu Bakar
Puteri dari Abu Bakar Ash-Shiddiq ini merupakan seorang perempuan muda yang cantik, cerdas, dan penuh izzah. Allah SWT memerintahkan langsung kepada Rasululah SAW agar menikahi gadis ini. Pernikahan Rasululah dengan Aisyah r. A. Merupakan perintah langsung Allah SWT kepada Rasulullah SAW lewat mimpi yang sama tiga malam berturut-turut (Hadits Bukhari Muslim). Tentang usia pernikahan Aisyah yang katanya masih berusia 9 tahun, ini hanya berdasar satu hadits dhaif yang diriwayatkan oleh Hisyam bin ‘Urwah saat beliau sudah ada di Iraq , dalam usia yang sangat tua dan daya ingatnya sudah jauh menurun. Mengenai Hisyam, Ya’qub ibn Syaibah berkata, “Apa yang dituturkan oleh Hisyam sangat terpercaya, kecuali yang dipaparkannya ketika ia sudah pindah ke Iraq . ” Malik ibnu anas pun menolak segala penuturan Hisyam yang sudah berada di Iraq .
Oleh para orientalis, hadits dhaif ini sengaja dibesar-besarkan untuk menjelek-jelekan Rasulullah SAW. Padahal menurut kajian-kajian semacam al-Maktabah Al-Athriyyah (jilid 4 hal 301) dan juga kajian perjalanan hidup keluarga dan anak-anak dari Abu Bakar Ash-Shiddiq, maka akan diperoleh keterangan kuat bahwa Aisyah sesungguhnya telah berusia 19-20 tahun ketika menikah dengan Rasululah SAW. Suatu usia yang cukup matang uhtuk menikah.
Bagi yang mau lebih jauh menelusuri tentang keterangan ini silakan menelusuri Tarikh al-Mamluk (Jilid 4, hal. 50) dari at-Thabari, Muassasah al-Risalah (Jilid. 2 hal. 289) dari Al-Zahabi, dan sumber-sumber ini dituliskan kembali oleh Dr. M. Syafii Antonio, M. Ec dalam buku “The Super Leader Super Manager: Learn How to Succeed in Business & Life From The Best Example” (ProLM;Agustus 2007). Jadi tidak benar tudingan dan fitnah para orientalis bahwa Rasulullah menikahi Aisyah di saat gadis itu masih berusia sangat belia.
Inilah pernikahan-pernikahan agung yang dilakukan Rasulullah SAW. Beliau banyak menikahi para janda tua dengan banyak anak sebelum menikah dengan dua gadis (Mariyyah dan Aisyah), itu pun atas perintah Allah SWT dan di saat usia Beliau sudah tidak muda lagi. Poligami yang diajarkan, yang disunnahkan Rasulullah SAW adalah poligami yang berdasarkan syariat yang sejati, bukan berdasar akal-akalan, bukan berdasarkan syahwat yang berlindung di balik ayat-ayat Allah SWT.
Jika sekarang banyak sekali orang-orang Islam yang melakukan poligami, mengambil isteri kedua, isteri ketiga, dan isteri keempat, yang semuanya masih gadis, cantik, muda usia, dan sesungguhnya tidak berada dalam kondisi yang memerlukan pertolongan darurat terkait keimanannya, maka hal itu berpulang kepada mereka masing-masing. Adakah poligami yang demikian itu sesuai dengan poligami yang dilakukan dan dijalani Rasululah SAW? Silakan tanya pada hati nurani masing-masing, karena hati nurani tidak pernah mampu untuk berbohong. Wallahu’alam bishawab.
Source : Dr. M. Syafii Antonio, M. Ec dalam buku “The Super Leader Super Manager: Learn How to Succeed in Business & Life From The Best Example” (ProLM;Agustus 2007).
Berikut Istri2 Rosululloh setelah ditinggal wafat Istrinya Khatijah R.A:
1. Saudah binti Zum’ah Ketika dilamar Rasulullah SAW, Saudah telah berusia 70 tahun dengan 12 anak. Perempuan berkulit hitam dari Sudan ini merupakan janda dari sahabat Nabi bernama As-Sukran bin Amral Al-Anshari yang menemui syahid keran menjadikan dirinya perisai hidup bagi Rasulullah di medan perang. Rasulullah yang ketika melamar Saudah telah berusia 56 tahun menikahi wanita itu agar Saudah bisa terjaga keimanannya dan terhindar dari gangguan kaum Musyirikin yang tengah hebat-hebatnya memusuhi umat Islam yang ketika itu masih sangat sedikit jumlahnya.
2. Zainab binti Jahsy
Tak lama setelah menikahi Saudah, Rasulullah mendapat perintah dari allah SWT untuk menikahi Zainab binti Jahsy, seorang janda berusia 45 tahun yang berasal dari keluarga terhormat. Pernikahan dengan Zainab ini merupakan suatu pelaksanaan perintah Allah SWT bahwa pernikahan haruslah sekufu. Zainab merupakan mantan isteri dari Zaid bin Haritsah.
3. Ummu Salamah binti Abu Umayyah
Setelah menikahi Saudah dan Zainab, Rasulullah kembali mendapat perintah Allah SWT agar menikahi puteri dari bibinya yang pandai mengajar dan juga pandai berpidato. Ummu Salamah binti Abu Umayyah, seorang janda berusia 62 tahun. Setelah menikah dengan Rasulullah SAW, Ummu Salamah kelak banyak membantu Nabi dalam medan dakwah dan pendidikan bagi kaum perempuan.
4. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan
Dalam pengembangan dakwah Islam yang masih sangat terbatas, umat Islam mendapat cobaan ketika salah seorang darinya, Ubaidillah bin Jahsy, murtad dan menjadi seorang Nasrani. Secara syar’i, murtadnya Ubaidillah ini menyebabkan haram dan putusnya ikatan suami-isteri dengan Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan. Untuk menyelamatkan akidah janda berusia 47 tahun ini, Rasulullah mengambil langkah cepat dengan menikahi Ummu Habibah. Kelak langkah Rasulullah SAW ini terbukti tepat dengan aktifnya Ummu Habibah di dalam menunjang dakwah Islam.
5. Juwairiyyah binti Al-Harits al-Khuzaiyyah
Juwairiyyah adalah seorang janda berusia 65 tahun dengan 17 anak. Perempuan ini merupakan budak dan tawanan perang yang dibebaskan Rasulullah. Setelah dibebaskan Rasulullah SAW, Juwairiyyah dengan ke-17 orang anaknya tentu akan kebingungan karena dia sama sekali tidak memiliki seorang kerabat pun. Allah SWT memerintahkan Nabi SAW agar menikahi perempuan ini sebagai petunjuk agar manusia mau membebaskan budak dan memerdekakannya dari perbudakan dan penghambaan kepada selain Allah SWT.
6. Shafiyyah binti Hayyi Akhtab
Setahun setelahnya, saat berusia 58 tahun, Rasulullah kembali menikahi Shafiyah binti Hayyi Akhtab, seorang janda dua kali berusia 53 tahun dan memiliki 10 orang anak dari pernikahan sebelumnya. Shafiyyah merupakan seorang perempuan Muslimah dari kabilah Yahudi Bani Nadhir. KeIslaman Shafiyyah diboikot orang-orang Yahudi lainnya. Untuk menolong janda tua dengan 10 orang anak inilah Rasulullah SAW menikahinya.
7. Maimunah binti Al-Harits
Dakwah Islam tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang Arab semata, tetapi juga kepada manusia lainnya termasuk kepada orang-orang Yahudi. Sebab itu, Rasulullah kemudian menikahi Maimunah binti Al-Harits, seorang janda berusia 63 tahun, yang berasal dari kabilah Yahudi Bani Kinanah. Pernikahan ini dilakukan semata untuk mengembangkan dakwah Islam di kalangan Yahudi Bani Nadhir.
8. Zainab binti Khuzaimah bin Harits
Zainab binti Khuzaimah merupakan seorang janda bersuia 50 tahun yang sangat dermawan dan banyak mengumpulkan anak-anak yatim, orang-orang lemah, serta para fakir miskin di rumahnya, sehingga masyarakat sekitar menjulukinya sebagai “Ibu Fakir Miskin”. Guna mendukung secara aktif aktivitas janda tua ini maka Rasulullah menikahinya. Dengan pernikahannya ini Rasulullah ingin mencontohkan kepada umat-Nya agar mau bersama-sama menyantuni anak-anak yatim dan orang-orang lemah, bahkan dengan hidup dan kehidupannya sendiri.
9. Mariyah al-Kibtiyyah
Setelah delapan pernikahannya dengan para janda-janda tua dengan banyak anak, barulah Rasulullah SAW menikahi seorang gadis bernama Mariyah al-Kibtiyah. Namun pernikahannya ini pun bertujuan untuk memerdekakan Mariyah dan menjaga iman Islamnya. Mariyah merupakan seorang budak berusia 25 tahun yang dihadiahkan oleh Raja Muqauqis dari Iskandariyah Mesir.
10. Hafshah binti Umar bin Khattab
Dia merupakan puteri dari Umar bin Khattab, seorang janda pahlawan perang Uhud yang telah berusia 35 tahun. Allah SWT memerintahkan Rasulullah untuk menikahi perempuan mulia ini karena Hafshah merupakan salah seorang perempuan pertama di dalam Islam yang hafal dengan seluruh surat dan ayat al-Qur’an (Hafidzah). Pernikahan ini dimaksudkan agar keotentikan al-Qur’an bisa tetap terjaga.
11. Aisyah binti Abu Bakar
Puteri dari Abu Bakar Ash-Shiddiq ini merupakan seorang perempuan muda yang cantik, cerdas, dan penuh izzah. Allah SWT memerintahkan langsung kepada Rasululah SAW agar menikahi gadis ini. Pernikahan Rasululah dengan Aisyah r. A. Merupakan perintah langsung Allah SWT kepada Rasulullah SAW lewat mimpi yang sama tiga malam berturut-turut (Hadits Bukhari Muslim). Tentang usia pernikahan Aisyah yang katanya masih berusia 9 tahun, ini hanya berdasar satu hadits dhaif yang diriwayatkan oleh Hisyam bin ‘Urwah saat beliau sudah ada di Iraq , dalam usia yang sangat tua dan daya ingatnya sudah jauh menurun. Mengenai Hisyam, Ya’qub ibn Syaibah berkata, “Apa yang dituturkan oleh Hisyam sangat terpercaya, kecuali yang dipaparkannya ketika ia sudah pindah ke Iraq . ” Malik ibnu anas pun menolak segala penuturan Hisyam yang sudah berada di Iraq .
Oleh para orientalis, hadits dhaif ini sengaja dibesar-besarkan untuk menjelek-jelekan Rasulullah SAW. Padahal menurut kajian-kajian semacam al-Maktabah Al-Athriyyah (jilid 4 hal 301) dan juga kajian perjalanan hidup keluarga dan anak-anak dari Abu Bakar Ash-Shiddiq, maka akan diperoleh keterangan kuat bahwa Aisyah sesungguhnya telah berusia 19-20 tahun ketika menikah dengan Rasululah SAW. Suatu usia yang cukup matang uhtuk menikah.
Bagi yang mau lebih jauh menelusuri tentang keterangan ini silakan menelusuri Tarikh al-Mamluk (Jilid 4, hal. 50) dari at-Thabari, Muassasah al-Risalah (Jilid. 2 hal. 289) dari Al-Zahabi, dan sumber-sumber ini dituliskan kembali oleh Dr. M. Syafii Antonio, M. Ec dalam buku “The Super Leader Super Manager: Learn How to Succeed in Business & Life From The Best Example” (ProLM;Agustus 2007). Jadi tidak benar tudingan dan fitnah para orientalis bahwa Rasulullah menikahi Aisyah di saat gadis itu masih berusia sangat belia.
Inilah pernikahan-pernikahan agung yang dilakukan Rasulullah SAW. Beliau banyak menikahi para janda tua dengan banyak anak sebelum menikah dengan dua gadis (Mariyyah dan Aisyah), itu pun atas perintah Allah SWT dan di saat usia Beliau sudah tidak muda lagi. Poligami yang diajarkan, yang disunnahkan Rasulullah SAW adalah poligami yang berdasarkan syariat yang sejati, bukan berdasar akal-akalan, bukan berdasarkan syahwat yang berlindung di balik ayat-ayat Allah SWT.
Jika sekarang banyak sekali orang-orang Islam yang melakukan poligami, mengambil isteri kedua, isteri ketiga, dan isteri keempat, yang semuanya masih gadis, cantik, muda usia, dan sesungguhnya tidak berada dalam kondisi yang memerlukan pertolongan darurat terkait keimanannya, maka hal itu berpulang kepada mereka masing-masing. Adakah poligami yang demikian itu sesuai dengan poligami yang dilakukan dan dijalani Rasululah SAW? Silakan tanya pada hati nurani masing-masing, karena hati nurani tidak pernah mampu untuk berbohong. Wallahu’alam bishawab.
Source : Dr. M. Syafii Antonio, M. Ec dalam buku “The Super Leader Super Manager: Learn How to Succeed in Business & Life From The Best Example” (ProLM;Agustus 2007).
Senin, 05 Desember 2011
Bantahan dalam Al-Qur'an Tentang Ketuhanan Isa a.s.
Bantahan dalam Al-Qur'an Tentang ketuhanan Isa:
Ali Imran 45
Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat [195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
Ali Imran 55
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".
Ali Imran 59
Sesungguhnya misal (penciptaan) `Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia.
An-Nisa 157-159
dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, `Isa putra Maryam, Rasul Allah , padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) `Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa.
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat `Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (`Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti `Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
An-Nisaa`:171
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, `Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nyayang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.
Al-Maaidah:072
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
Al-Maaidah:075
Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).
Al-Maaidah:116-117
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai `Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". `Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
At-Taubah:030-031
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?
Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Maryam 30
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,
Asy-Syura:013
Dia telah mensyari`atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
Az-Zukhruf:059
Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya ni`mat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail
Az-Zukhruf:061
Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
Bagikan
Az-Zukhruf:063
Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmatdan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku".
Al-Hadiid:027
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
Ash-Shaaf:006
Dan (ingatlah) ketika `Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."
Jadi jelaslah bahwa dalam alQuran telah dinyatakan bahwa nabi Isa a.s hanyalah seorang utusan Allah. Maka sampai kapanpun orang-orang nonmuslim yang suka mencari-cari ayat di Alquran untuk membuktikan ketuhanan Isa a.s itu tidak akan pernah ada, dan yang ada hanyalah asumsi mereka saja.
Ali Imran 45
Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat [195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
Ali Imran 55
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".
Ali Imran 59
Sesungguhnya misal (penciptaan) `Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia.
An-Nisa 157-159
dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, `Isa putra Maryam, Rasul Allah , padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) `Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa.
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat `Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (`Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti `Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
An-Nisaa`:171
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, `Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nyayang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.
Al-Maaidah:072
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
Al-Maaidah:075
Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).
Al-Maaidah:116-117
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai `Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". `Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
At-Taubah:030-031
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?
Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Maryam 30
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,
Asy-Syura:013
Dia telah mensyari`atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
Az-Zukhruf:059
Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya ni`mat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail
Az-Zukhruf:061
Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
Bagikan
Az-Zukhruf:063
Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmatdan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku".
Al-Hadiid:027
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
Ash-Shaaf:006
Dan (ingatlah) ketika `Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."
Jadi jelaslah bahwa dalam alQuran telah dinyatakan bahwa nabi Isa a.s hanyalah seorang utusan Allah. Maka sampai kapanpun orang-orang nonmuslim yang suka mencari-cari ayat di Alquran untuk membuktikan ketuhanan Isa a.s itu tidak akan pernah ada, dan yang ada hanyalah asumsi mereka saja.
"Soal Istilah Echad - Ahad Menurut Islam dan kristen [ J.P. Jones vs Albert Rumampuk ]"
"Soal Istilah Echad - Ahad Menurut Islam dan kristen
[ J.P. Jones vs Albert Rumampuk ]"
[[ Note ini saya ambil dari Dokumen Forum diskusi Kristen - Islam ]]
Soal Istilah Echad - Ahad Menurut Kristen dan Islam
[Albert Rumampuk] : Tuhan memang Esa, tapi dalam keEsaan-Nya itu, ada semacam "kejamakan tertentu".
[Syahril Ariel] : Esa itu bersifat mutlak, bila sampai ada kejamakan maka tidak lagi bisa disebut Esa. Esa itu monotheism dan jamak itu politheism. bagaimana menurut anda??
[Welly Mainollo] : Kenapa tidak bisa ada yg jamak dalam suatu yg esa? Bahasa Ibrani dengan jelas membedakan Echad (esa-jamak) dan Yachid (esa-tunggal)... Shema Israel dalam ulangan 6:4 menggunakan Echad dan bukan Yachid.. tentu ini berarti sesuatu bukan?
[Albert Rumampuk] : Esa (Ibrani = Echad) bisa berarti 'satu gabungan'. Mengenai Kristen sembah berhala, NO WAY!
[Syahril Ariel] : echad itu artinya satu/1 jadi bersifat mutlak, sedangkan Yachid itu adalah tunggal yg berarti situasional. nah kristen penganut tritunggal, maka dia bukan penyembah Tuhan Yang Echad, melainkan yg Yachid.
[Albert Rumampuk] : Kej 2:24 - Adam dan Hawa menjadi satu (ECHAD) daging.
[Syahril Arie] :l apakah adam dan Hawa benar2 menjadi satu?? atau hanya sebuah perumpamaan saja??
[Albert Rumampuk] : Tuh contohnya Kej 2:24, Adam dan Hawa jadi satu (ECHAD). Apakah Echad berarti satu tunggal mutlak?? Kej 1:5 - gabungan dari petang dan pagi membentuk satu (ECHAD) hari.
[J.p. Jones] : Pak Mainollo & pak Rumampuk, mengingat anda berdua adalah gentile, cobalah anda check arti "echad" pada seorang rabbi.
http:// www.jewsforjudaism.org/ index.php?option=com_conten t&view=article&id=157%3A-i n-what-sense-is-echad-one- used-in-the-...shema&catid =49%3Atrinity&Itemid=501
Coba anda check Gen 1:5
ויקרא אלהים לאור יום ולחשך קרא לילה ויהי ערב ויהי בקר יום אחד׃
Wa yiqera` elohim le owr yowm walachosek qara` layilah wayehiy ‘ereb wayehiy boker ECHAD yowm
Dan Allah menyebut terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, hari ……satu atau manunggal??????????
ולעבר ילד שני בנים שם האחד פלג כי בימיו נפלגה הארץ ושם אחיו יקטן׃
Wa le’eber yuwlad sheniy baniym shem ha`ECHAD peleg kiy biyamow nipelegah ha aretz was hem achiyuw yaqetan.
Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang …satu atau manunggal ???? ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan
[Albert Rumampuk] : "Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama." kEJ 1:5 Kata 'pertama' pada ayat itu disebut ECHAD. Berdasarkan konteks yg ada, maka kata itu tak bisa diartikan satu tunggal mutlak. Hari pertama (Echad), merupakan gabungan dari 'petang' dan 'pagi'.
[J.p. Jones] : Genesis 1:8 petang –pagi membentuk ….dua (sheniy) hari
Genesis 1:13... petang –pagi membentuk ….tiga (shloshah) hari
Genesis 1:19 petang-pagi membentuk ….empat (rebi’i) hari
Genesis 1:23 petang-pagi membentuk ….lima (chamiyshiy) hari
Genesis 1:31 petang-pagi membentuk ….enam (shishy) hari
Apakah angka-angka diatas adalah hasil gabungan petang -pagi???????
Back to Genesis 1:5 petang –pagi membentuk …. ( ) hari , diisi sendiri.
[Albert Rumampuk] : "Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua." Kej 1:8 Kata "kedua" (Ibrani=Sheniy). 'Hari kedua', jelas dihitung satu hari (sekalipun disebut 'hari kedua'). Satu hari itupun (hari kedua), merupakan gabungan dari 'petang' dan 'pagi'. Demikian seterusnya.
[J.p. Jones] : Coba anda terjemahkan literal - yowm echad = day one, yowm sheniy= day two……dst , bilangan-bilangan itu bermakna ANGKA atau gabungan petang pagi?
[Albert Rumampuk] : Menafsirkan satu kata, tentu harus berdasar pada konteks ayat yang dimaksud, bukan hanya asal mengartikannya secara literal. Kata2 Ibrani dan Yunani, biasanya punya banyak arti / makna. Arti yang mana yang harus digunakan, tentunya harus disesuaikan dengan konteks yang ada. Kata Echad jelas bukan 1 yang tunggal mutlak.
[J.p. Jones] : Apa referensinya claim anda bahwa echad bukan tunggal mutlak????
Setahu saya echad adalah מספר (mispar) bilangan / angka SATU.
Kurang yakin?
Silahkan anda click
http://he.wikipedia.org/ wiki/ 1_(%D7%9E%D7%A1%D7%A4%D7%A8 )
Artikel tentang ANGKA 1 (SATU) מספר-(mishpar) 1
Bagaimana 1 diucapkan/ dituliskan dalam hebrew?
check table sebelah kiri (dibawah artikel מספרים שלמים ) misepariym shlamiym –bilangan-bilangan utuh
lihat baris kedua, lihat kolom sebelah kanan במילים (bamilim- kata-kata) , kemudian lihat kolom sebelah kiri אחד (ECHAD) , אחת (ECHAT).
Jelas ECHAD adalah bilangan SATU
Masih kurang yakin?
Silahkan anda check Septuagint PL dalam greek yang ditulis sebelum kedatangan Jesus dan katanya dibaca orang Jahudi di tanah Judea (termasuk Jesus????).
Genesis 2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil SATU rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
וַיַּפֵּל֩ יְהוָ֨ה אֱלֹהִ֧ים׀ תַּרְדֵּמָ֛ה עַל־הָאָדָ֖ם וַיִּישָׁ֑ן וַיִּקַּ֗ח אַחַת֙ מִצַּלְעֹתָ֔יו וַיִּסְגֹּ֥ר בָּשָׂ֖ר תַּחְתֶּֽנָּה׃
21 wayapēl yəhweh ’ĕlōhîm tarədēmâh ‘al-hā’āḏām wa yîšān wayyiqqach ECHAT miṣṣalə‘ōṯāyow wayyisəgōr bāśār tachətennâh:
2:21 και επεβαλεν ο θεος εκστασιν επι τον αδαμ και υπνωσεν και ελαβεν μιαν των πλευρων αυτου και ανεπληρωσεν σαρκα αντ' αυτης
Genesis 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi SATU daging.
עַל־כֵּן֙ יַֽעֲזָב־אִ֔ישׁ אֶת־אָבִ֖יו וְאֶת־אִמּ֑וֹ וְדָבַ֣ק בְּאִשְׁתּ֔וֹ וְהָי֖וּ לְבָשָׂ֥ר אֶחָֽ
24 ‘al-kēn ya‘ăzāḇ-’îš ’eṯ-’āḇîw wə’eṯ-’immo waḏāḇaq bə’išətōw wəhāyû ləḇāśār ECHAD:
2:24 ενεκεν τουτου καταλειψει ανθρωπος τον πατερα αυτου και την μητερα αυτου και προσκολληθησεται προς την γυναικα αυτου και εσονται οι δυο εις σαρκα μιαν
אחד (echad) , אחת (echat).= μιαν MIAN (accusative, feminine)= ONE = SATU.
μίαν (MIAN) f
(cardinal) accusative feminine of ένας, (ONE).
http://en.wiktionary.org/ wiki/ %CE%BC%CE%AF%CE%B1%CE%BD
mia irregular feminine of eis ; ONE or first:--a (certain), + agree, first, one, X other.
eis (including the neuter (etc.) hen); a primary numeral; one:--a(-n, -ny, certain), + abundantly, man, one (another), only, other, some. Tidak ada kata mian yang bermakna manunggal , Greek punya vocabulary untuk menyatakan unity atau union
enotes from heis; oneness, i.e. (figuratively) unanimity:--unity.
Eph 4:3, Eph 4:13
νωσης = union (saya belum berhasil menemukan kata itu dalam bible)
[Albert Rumampuk] : Baik, saya beri contoh lagi supaya anda jelas:
Kejadian 2:24 – “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi SATU daging”.
The King James Version (Gen...esis 2:24): Therefore shall a man leave his father and his mother, and shall cleave unto his wife: and they shall be one flesh.
Commentari:
The New John Gill Exposition
of the Entire Bible: (and they shall be one flesh;)
“that is, ‘they two’, the man and his wife, as it is supplied and interpreted by Christ, (Matthew 19:5) and so here in the Targum of Jonathan, and in the Septuagint and Samaritan versions: the union between them is so close, as if they were but one person, one soul, one body; . . .”
Kata “satu” (Echad) pada ayat diatas, tak boleh dilepas dari konteksnya. “Satu” menerangkan kalimat sebelumnya yang menjelaskan adanya ‘persatuan’ 2 orang yaitu ‘seorang laki-laki’ dan ‘istrinya’. Ketika ‘laki-laki’ itu ‘bersatu’ dengan istrinya, mereka menjadi SATU / ECHAD daging (jangan diartikan secara hurufiah bahwa tubuh laki-laki dan istrinya itu melebur jadi satu) – bandingkan Matius 19:5-6. Jika kata Echad diartikan ‘satu yang tunggal mutlak’, maka itu akan menentang konteks yang ada yang menjelaskan adanya persatuan 2 orang (laki-laki dan istrinya). Jika anda hanya menyoroti kata “satu/Echad” lepas dari teksnya, maka anda tidak akan dapat memunculkan satu kebenaran, tapi justru ‘kebenaran’ yang dibuat-buat.
Perhatikan definisi kata Echad:
Definisi ‘Echad<0259>: 1) one (number)
a. one (number)
b. each, every
c. a certain
d. an (indefinite article)
e. only, once, once for all
f. one...another, the one...the other, one after another, one by one
g. first
h. eleven (in combination), eleventh (ordinal)
__________________________ ______________
a numeral from 258; properly, united, i.e. one; or (as an ordinal) first:-a, alike, alone, altogether, and,
any(-thing), apiece, a certain, (dai-)ly, each (one), +
eleven, every, few, first, + highway, a man, once, one, only,
other, some, together,
see HEBREW for 0258
Arti yang mana yang bisa diambil / diterapkan pada ayat diatas, tentunya sekali lagi konteks sangat berperan penting. Jadi, kata Echad harus diartikan ‘satu gabungan’.
[J.p. Jones] : Saya sayangkan anda tidak menanggapi postingan s...aya January 16 at 11:36pm, anda hanya merefer komentar seorang gentile yang bernama John Gill.
http://en.wikipedia.org/ wiki/John_Gill_(theologian).
John Gill mengkomentari ayat yang diclaim sebagai ucapan Jesus dalam Matthew 19:5 dimana Jesus mengutip Genesis 2:24 versi Septuagint, lalu ia mengapplikasikan kata mian – terjemahan kata ‘echad’ menurut tafsirannya untuk Deuteronomy 6:4.
Genesis 2:24 ενεκεν τουτου καταλειψει ανθρωπος τον πατερα αυτου και την μητερα αυτου και προσκολληθησεται προς την γυναικα αυτου και εσονται οι δυο εις σαρκα μιαν. (Septuagint)
Translit
eneken toutou kataleipsei anthrôpos ton patera autou kai tên mêtera autou kai proskollêthêsetai tên gunaika autou kai esontai oi duo eis sarka MIAN
Matthew 19:5 (codex sinaiticus)
και ειπεν ενεκα τουτου καταλιψι ανοϲ τον πρα και την μρα και προϲκολληθηϲετε τη γυνεκι αυτου και εϲοτε οι δυο ειϲ ϲαρκα μιαν
19:5 kai eipen eneken toutou kataleipsei anthrôpos ton patera [autou] kai tên mêtera kai proskollêthêsetai tê gunaiki autou kai esontai oi duo eis sarka MIAN
Translit
Bandingkanlah kedua ayat diatas perhatikan perbedaannya, diantaranya grammateus (penyalin) Codex Sinaiticus meringkas tulisan-tulisan πατερα dan μητερα serta tidak menulis kata αυτου setelah kata kata itu. (Dalam catatan gospel itu siapakah yang salah, kutipan sang grammateus atau Jesus tidak mengucapkannya secara verbatim??)
μιαν MIAN adjective - accusative singular feminine
eis : ONE -- a(-n, -ny, certain), + abundantly, man, one (another), only, other, some.
Disebutkan disitu MIAN = satu, tidak disebut ενωμένος = united, atau ενοποιημένο = unified atau ένωσης = union
Coba anda check arti kata μια – mia dalam bible apakah berarti ‘satu gabungan’????
Juga apakah dalam catatan bible Jesus mengapplikasikan kata ‘echad’ dalam Shema (Deut 6:4) bermakna ‘satu gabungan’???
Check bagaimana Jesus menyatakan Shema menurut catatan bible:
Mark 12:29 απεκριθη ο ιϲ οτι πρωτη εϲτι ακουε ιηλ κϲ ο θϲ ημων κϲ ειϲ εϲτι (Codex Sinaiticus)
translit.
apekrithe o is (singkatan iesous) oti prote pason ton entolon akoue iel (singkatan israel) ks (singk. kurios) o ths (singk theos) emon ks (singk. kurios) EIS estin
Jesus mengquote Deut 6:4 ...........…..ἄκουε ισραηλ κύριος ὁ θεὸς ἡμῶν κύριος εἷς ἐστιν.(Septuagint)
.......akoue israel kurios o theos emon kurios EIS estin
Jesus menterjemahkan ‘echad’ = EIS (Greek).
εις adjective - nominative singular masculine
eis : ONE -- a(-n, -ny, certain), + abundantly, man, one (another), only, other, some
Apakah dalam catatan bible menurut Jesus eis = ‘satu gabungan’?
Matt 24:40 τοτε εϲονται δυο ε τω αγρω ειϲ παραλαμβανετε και ειϲ αφιετε
Tote esontai duo e to ayro EIS paralambenete kai EIS aphiete.
Trans. literal
Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang SATU akan dibawa dan yang SATU akan ditinggalkan;
Apakah make sense kalau EIS diartikan 'satu gabungan'????
Silahkan anda check kata EIS lainnya apakah diartikan 'satu gabungan'??
[J.p. Jones] : Coba anda baca lagi referensi yang anda postingkan
***
Definisi ‘Echad<0259>: 1) one (number)
a. ONE (NUMBER)
...b. each, every
c. a certain
d. an (indefinite article)
e. only, once, once for all
f. one...another, the one...the other, one after another, one by one
g. first
h. eleven (in combination), eleventh (ordinal)
Tidak ada yang mengharuskan kata ‘echad harus diartikan 'satu gabungan'.
Silahkan anda check arti lexicon ‘echad’ menurut Strong’s Concordance
(versi gentile)
a
Exo 16:33, Exo 33:5, Exo 36:21, Num 13:2, Jos 3:12, Jos 4:2, Jos 4:4, Jos 4:5, Jos 7:21, Jos 7:21, Jud 15:4, 1 Sam 1:5, 1 Sam 6:7, 1 Sam 7:9, 1 Sam 7:12, 1 Sam 9:15, 1 Sam 16:20, 1 Sam 24:14, 1 Sam 26:20, 2 Sam 2:18, 2 Sam 6:19, 2 Sam 6:19, 2 Sam 6:19, 2 Sam 18:11, 1 Ki 7:32, 1 Ki 19:4, 1 Ki 19:5, 1 Ki 20:13, 2 Ki 6:2, 2 Ki 12:9, 2 Chr 24:8, Job 42:11, Jer 51:60, Eze 8:7, Eze 8:8, Eze 33:2, Eze 40:42, Eze 40:42, Eze 43:13, Eze 48:1, Eze 48:2, Eze 48:3, Eze 48:4, Eze 48:5, Eze 48:6, Eze 48:7, Eze 48:23, Eze 48:24, Eze 48:25, Eze 48:26, Eze 48:27, Dan 8:3, Jonah 3:4, Zech 5:7
alike
Eccl 11:6
alone
Jos 22:20, 1 Chr 29:1, Eccl 4:10, Isa 51:2
altogether
Jer 10:8
an
Jos 3:13, Jos 3:16, 2 Sam 2:25, 1 Ki 13:11, 1 Ki 22:9, 2 Ki 25:19, Job 42:11, Jer 52:25, Eze 40:43
another
Exo 26:19, Exo 26:21, Exo 26:25, Exo 36:10, Exo 36:10, Exo 36:12, Exo 36:13, Exo 36:22, Exo 36:24, Exo 36:26, Exo 37:8, Exo 37:19, Deu 21:15, Jud 9:37, Jud 16:7, Jud 16:11, 1 Sam 10:3, 1 Sam 10:3, 1 Sam 13:18, 1 Sam 13:18, 1 Ki 18:6, Job 41:16, Eze 10:9, Eze 10:9, Eze 17:7, Eze 19:5, Eze 33:30, Eze 37:16, Eze 37:17, Eze 40:26, Eze 40:49, Eze 41:11, Dan 8:13, Amos 4:7, Zech 8:21
any
Lev 4:2, Lev 4:13, Lev 4:22, Lev 4:27, Lev 4:27, Lev 5:17, Lev 6:3, Num 15:27, Num 36:3, Deu 15:7, Deu 16:5, Deu 17:2, Deu 18:6, Deu 28:55, 2 Sam 2:1, 2 Sam 7:7, 1 Chr 17:6, Eze 16:5
certain
Jud 9:53, Jud 13:2, 1 Sam 1:1, 2 Sam 18:10, 1 Ki 20:35, 2 Ki 4:1, 2 Ki 8:6, Est 3:8, Dan 10:5
daily
Neh 5:18
each
Num 7:11, Num 7:85, Num 7:85, Num 29:14, Num 29:15, 2 Ki 15:20, 2 Chr 4:13
eleven
Deu 1:2, Jos 15:51, 2 Ki 23:36, 2 Ki 24:18, 2 Chr 36:5, 2 Chr 36:11, Jer 52:1
eleventh
1 Ki 6:38, 2 Ki 9:29, Eze 30:20, Eze 31:1
every
Exo 36:30, Num 28:21, Num 29:14, Jos 3:12, Jos 4:2, Jos 4:4, 1 Ki 7:30, 1 Ki 7:38, 1 Chr 27:1
few
Gen 27:44, Gen 29:20, Dan 11:20
first
Gen 1:5, Gen 2:11, Gen 8:5, Gen 8:13, Gen 8:13, Exo 28:17, Exo 39:10, Exo 40:2, Exo 40:17, Lev 23:24, Num 1:1, Num 1:18, Num 29:1, Num 33:38, Deu 1:3, 1 Ki 16:23, 2 Chr 29:17, 2 Chr 36:22, Ezr 1:1, Ezr 3:6, Ezr 7:9, Ezr 7:9, Ezr 10:16, Ezr 10:17, Neh 8:2, Job 42:14, Eze 10:14, Eze 26:1, Eze 29:17, Eze 31:1, Eze 32:1, Eze 45:18, Dan 1:21, Dan 9:1, Dan 9:2, Dan 11:1, Hag 1:1
fro
2 Ki 4:35
man
Jud 4:16, 1 Ki 4:7
none
Psa 139:16, Dan 10:21
once
Exo 30:10, Exo 30:10, Lev 16:34, Jud 16:28, 1 Ki 10:22, 2 Ki 6:10, 2 Chr 9:21, Job 33:14, Job 40:5, Psa 62:11, Psa 89:35, Prov 28:18, Hag 2:6
one
Gen 1:9, Gen 2:21, Gen 2:24, Gen 3:22, Gen 4:19, Gen 10:25, Gen 11:1, Gen 11:1, Gen 11:6, Gen 11:6, Gen 19:9, Gen 21:15, Gen 22:2, Gen 26:10, Gen 27:38, Gen 27:45, Gen 32:8, Gen 33:13, Gen 34:16, Gen 34:22, Gen 40:5, Gen 41:5, Gen 41:11, Gen 41:22, Gen 41:25, Gen 41:26, Gen 42:11, Gen 42:13, Gen 42:13, Gen 42:16, Gen 42:19, Gen 42:27, Gen 42:32, Gen 42:33, Gen 44:28, Gen 48:22, Gen 49:16, Exo 1:15, Exo 8:31, Exo 9:6, Exo 9:7, Exo 10:19, Exo 11:1, Exo 12:18, Exo 12:46, Exo 12:49, Exo 14:28, Exo 16:22, Exo 17:12, Exo 18:3, Exo 23:29, Exo 24:3, Exo 25:12, Exo 25:19, Exo 25:32, Exo 25:33, Exo 25:36, Exo 26:2, Exo 26:2, Exo 26:2, Exo 26:4, Exo 26:5, Exo 26:6, Exo 26:8, Exo 26:8, Exo 26:8, Exo 26:10, Exo 26:11, Exo 26:16, Exo 26:17, Exo 26:19, Exo 26:21, Exo 26:24, Exo 26:25, Exo 26:26, Exo 27:9, Exo 28:10, Exo 29:1, Exo 29:3, Exo 29:15, Exo 29:23, Exo 29:23, Exo 29:23, Exo 29:39, Exo 29:40, Exo 36:9, Exo 36:9, Exo 36:9, Exo 36:10, Exo 36:10, Exo 36:11, Exo 36:12, Exo 36:12, Exo 36:13, Exo 36:13, Exo 36:15, Exo 36:15, Exo 36:15, Exo 36:18, Exo 36:22, Exo 36:22, Exo 36:24, Exo 36:26, Exo 36:29, Exo 36:31, Exo 37:3, Exo 37:8, Exo 37:18, Exo 37:19, Exo 37:22, Lev 5:4, Lev 5:5, Lev 5:7, Lev 5:13, Lev 7:7, Lev 7:14, Lev 8:26, Lev 8:26, Lev 12:8, Lev 13:2, Lev 14:5, Lev 14:10, Lev 14:10, Lev 14:12, Lev 14:21, Lev 14:21, Lev 14:22, Lev 14:30, Lev 14:31, Lev 14:50, Lev 15:15, Lev 15:30, Lev 16:5, Lev 16:8, Lev 22:28, Lev 23:18, Lev 23:19, Lev 24:5, Lev 24:22, Lev 25:48, Lev 26:26, Num 1:41, Num 1:44, Num 2:16, Num 2:28, Num 6:11, Num 6:14, Num 6:14, Num 6:14, Num 6:19, Num 6:19, Num 7:3, Num 7:13, Num 7:13, Num 7:14, Num 7:15, Num 7:15, Num 7:15, Num 7:16, Num 7:19, Num 7:19, Num 7:20, Num 7:21, Num 7:21, Num 7:21, Num 7:22, Num 7:25, Num 7:25, Num 7:26, Num 7:27, Num 7:27, Num 7:27, Num 7:28, Num 7:31, Num 7:31, Num 7:32, Num 7:33, Num 7:33, Num 7:33, Num 7:34, Num 7:37, Num 7:37, Num 7:38, Num 7:39, Num 7:39, Num 7:39, Num 7:40, Num 7:43, Num 7:44, Num 7:45, Num 7:45, Num 7:45, Num 7:46, Num 7:49, Num 7:49, Num 7:50, Num 7:51, Num 7:51, Num 7:51, Num 7:52, Num 7:55, Num 7:55, Num 7:56, Num 7:57, Num 7:57, Num 7:57, Num 7:58, Num 7:61, Num 7:61, Num 7:62, Num 7:63, Num 7:63, Num 7:63, Num 7:64, Num 7:67, Num 7:67, Num 7:68, Num 7:69, Num 7:69, Num 7:69, Num 7:70, Num 7:73, Num 7:73, Num 7:74, Num 7:75, Num 7:75, Num 7:75, Num 7:76, Num 7:79, Num 7:79, Num 7:80, Num 7:81, Num 7:81, Num 7:81, Num 7:82, Num 8:12, Num 9:14, Num 10:4, Num 11:19, Num 11:26, Num 13:23, Num 14:15, Num 15:5, Num 15:11, Num 15:11, Num 15:12, Num 15:15, Num 15:16, Num 15:16, Num 15:24, Num 15:24, Num 15:29, Num 16:15, Num 16:15, Num 16:22, Num 17:3, Num 17:6, Num 28:4, Num 28:7, Num 28:11, Num 28:12, Num 28:12, Num 28:13, Num 28:15, Num 28:19, Num 28:22, Num 28:27, Num 28:28, Num 28:28, Num 28:29, Num 28:30, Num 29:2, Num 29:2, Num 29:4, Num 29:4, Num 29:5, Num 29:8, Num 29:8, Num 29:9, Num 29:10, Num 29:11, Num 29:16, Num 29:19, Num 29:22, Num 29:25, Num 29:28, Num 29:31, Num 29:34, Num 29:36, Num 29:36, Num 29:38, Num 31:28, Num 31:30, Num 31:34, Num 31:39, Num 31:47, Num 34:18, Num 35:30, Num 36:8, Deu 1:23, Deu 4:42, Deu 6:4, Deu 12:14, Deu 13:12, Deu 15:7, Deu 17:6, Deu 19:5, Deu 19:11, Deu 19:15, Deu 21:15, Deu 23:16, Deu 24:5, Deu 25:5, Deu 25:11, Deu 28:7, Deu 28:25, Deu 32:30, Jos 9:2, Jos 10:2, Jos 10:42, Jos 12:9, Jos 12:9, Jos 12:10, Jos 12:10, Jos 12:11, Jos 12:11, Jos 12:12, Jos 12:12, Jos 12:13, Jos 12:13, Jos 12:14, Jos 12:14, Jos 12:15, Jos 12:15, Jos 12:16, Jos 12:16, Jos 12:17, Jos 12:17, Jos 12:18, Jos 12:18, Jos 12:19, Jos 12:19, Jos 12:20, Jos 12:20, Jos 12:21, Jos 12:21, Jos 12:22, Jos 12:22, Jos 12:23, Jos 12:23, Jos 12:24, Jos 12:24, Jos 17:14, Jos 17:14, Jos 17:17, Jos 20:4, Jos 23:10, Jos 23:14, Jos 23:14, Jud 6:16, Jud 8:18, Jud 9:2, Jud 9:5, Jud 9:18, Jud 16:29, Jud 17:5, Jud 17:11, Jud 18:19, Jud 19:13, Jud 20:1, Jud 20:8, Jud 20:11, Jud 20:31, Jud 21:3, Jud 21:6, Jud 21:8, Ruth 1:4, Ruth 2:13, 1 Sam 1:2, 1 Sam 1:24, 1 Sam 2:34, 1 Sam 2:36, 1 Sam 6:4, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 9:3, 1 Sam 10:3, 1 Sam 11:7, 1 Sam 13:17, 1 Sam 14:4, 1 Sam 14:5, 1 Sam 14:40, 1 Sam 16:18, 1 Sam 17:36, 1 Sam 22:20, 1 Sam 25:14, 1 Sam 26:15, 1 Sam 26:22, 1 Sam 27:1, 2 Sam 1:15, 2 Sam 2:21, 2 Sam 2:25, 2 Sam 3:13, 2 Sam 4:2, 2 Sam 6:20, 2 Sam 7:23, 2 Sam 9:11, 2 Sam 12:1, 2 Sam 12:1, 2 Sam 12:3, 2 Sam 13:13, 2 Sam 13:30, 2 Sam 14:6, 2 Sam 14:27, 2 Sam 15:2, 2 Sam 17:12, 2 Sam 17:22, 2 Sam 19:14, 2 Sam 23:8, 2 Sam 24:12, 1 Ki 2:16, 1 Ki 2:20, 1 Ki 3:17, 1 Ki 3:17, 1 Ki 3:25, 1 Ki 4:22, 1 Ki 6:24, 1 Ki 6:25, 1 Ki 6:25, 1 Ki 6:26, 1 Ki 6:27, 1 Ki 6:34, 1 Ki 7:16, 1 Ki 7:17, 1 Ki 7:18, 1 Ki 7:27, 1 Ki 7:34, 1 Ki 7:37, 1 Ki 7:37, 1 Ki 7:37, 1 Ki 7:38, 1 Ki 7:38, 1 Ki 7:38, 1 Ki 7:42, 1 Ki 7:44, 1 Ki 8:56, 1 Ki 10:14, 1 Ki 10:16, 1 Ki 10:17, 1 Ki 11:13, 1 Ki 11:32, 1 Ki 11:36, 1 Ki 12:29, 1 Ki 12:30, 1 Ki 14:21, 1 Ki 15:10, 1 Ki 18:6, 1 Ki 18:23, 1 Ki 18:25, 1 Ki 19:2, 1 Ki 20:29, 1 Ki 22:8, 1 Ki 22:13, 1 Ki 22:13, 2 Ki 3:11, 2 Ki 4:22, 2 Ki 4:22, 2 Ki 4:39, 2 Ki 6:3, 2 Ki 6:5, 2 Ki 6:12, 2 Ki 7:8, 2 Ki 7:13, 2 Ki 8:26, 2 Ki 9:1, 2 Ki 14:23, 2 Ki 17:27, 2 Ki 17:28, 2 Ki 18:24, 2 Ki 22:1, 2 Ki 24:18, 2 Ki 25:16, 2 Ki 25:17, 1 Chr 1:19, 1 Chr 11:11, 1 Chr 12:14, 1 Chr 12:38, 1 Chr 17:21, 1 Chr 21:10, 1 Chr 23:11, 1 Chr 24:6, 1 Chr 24:17, 1 Chr 25:28, 2 Chr 3:11, 2 Chr 3:17, 2 Chr 4:15, 2 Chr 5:13, 2 Chr 5:13, 2 Chr 9:13, 2 Chr 9:15, 2 Chr 9:16, 2 Chr 12:13, 2 Chr 16:13, 2 Chr 18:7, 2 Chr 18:8, 2 Chr 18:12, 2 Chr 18:12, 2 Chr 22:2, 2 Chr 28:6, 2 Chr 30:12, 2 Chr 32:12, 2 Chr 34:1, 2 Chr 36:11, Ezr 2:26, Ezr 3:1, Ezr 10:13, Neh 1:2, Neh 4:17, Neh 5:18, Neh 7:30, Neh 7:37, Neh 8:1, Neh 11:1, Est 3:13, Est 4:11, Est 7:9, Est 8:12, Job 2:10, Job 9:3, Job 9:22, Job 14:4, Job 23:13, Job 31:15, Job 33:23, Job 41:16, Psa 14:3, Psa 27:4, Psa 34:20, Psa 53:3, Psa 82:7, Psa 106:11, Prov 1:14, Eccl 2:14, Eccl 3:19, Eccl 3:19, Eccl 3:20, Eccl 4:8, Eccl 4:9, Eccl 4:10, Eccl 4:11, Eccl 4:12, Eccl 6:6, Eccl 7:27, Eccl 7:27, Eccl 7:28, Eccl 9:2, Eccl 9:3, Eccl 9:18, Eccl 12:11, S of Solomon 4:9, S of Solomon 4:9, S of Solomon 6:9, S of Solomon 6:9, Isa 4:1, Isa 5:10, Isa 6:2, Isa 6:6, Isa 9:14, Isa 10:17, Isa 19:18, Isa 23:15, Isa 27:12, Isa 27:12, Isa 30:17, Isa 30:17, Isa 34:16, Isa 36:9, Isa 47:9, Isa 66:8, Isa 66:17, Jer 3:14, Jer 24:2, Jer 32:39, Jer 32:39, Jer 35:2, Jer 52:1, Jer 52:20, Jer 52:21, Jer 52:22, Eze 1:6, Eze 1:6, Eze 1:15, Eze 1:16, Eze 4:9, Eze 9:2, Eze 10:9, Eze 10:9, Eze 10:10, Eze 10:14, Eze 10:21, Eze 10:21, Eze 11:19, Eze 18:10, Eze 19:3, Eze 21:19, Eze 23:2, Eze 23:13, Eze 33:24, Eze 34:23, Eze 37:16, Eze 37:17, Eze 37:17, Eze 37:17, Eze 37:19, Eze 37:19, Eze 37:22, Eze 37:22, Eze 37:24, Eze 40:5, Eze 40:5, Eze 40:6, Eze 40:6, Eze 40:7, Eze 40:7, Eze 40:7, Eze 40:8, Eze 40:10, Eze 40:10, Eze 40:12, Eze 40:12, Eze 40:26, Eze 40:42, Eze 40:44, Eze 40:49, Eze 41:11, Eze 41:24, Eze 42:4, Eze 43:14, Eze 45:7, Eze 45:11, Eze 45:15, Eze 46:17, Eze 46:22, Eze 48:8, Eze 48:31, Eze 48:31, Eze 48:31, Eze 48:32, Eze 48:32, Eze 48:32, Eze 48:33, Eze 48:33, Eze 48:33, Eze 48:34, Eze 48:34, Eze 48:34, Dan 8:3, Dan 8:9, Dan 8:13, Dan 9:27, Dan 10:13, Dan 10:13, Dan 11:27, Dan 12:5, Hos 1:11, Amos 4:7, Amos 4:7, Amos 4:8, Amos 6:9, Obad 1:11, Zeph 3:9, Hag 2:1, Zech 3:9, Zech 3:9, Zech 4:3, Zech 8:21, Zech 11:7, Zech 11:8, Zech 14:7, Zech 14:9, Zech 14:9, Mal 2:10, Mal 2:10, Mal 2:15, Mal 2:15
only
1 Ki 4:19, Eze 7:5
other
Exo 17:12, Exo 18:4, Exo 25:19, Exo 25:33, Lev 5:7, Lev 12:8, Lev 14:22, Lev 14:31, Lev 15:15, Lev 15:30, Lev 16:8, Num 6:11, Num 8:12, Jud 16:29, Jud 20:31, 1 Sam 14:4, 1 Sam 14:5, 1 Sam 14:40, 2 Sam 12:1, 2 Sam 14:6, 1 Ki 3:25, 1 Ki 12:29, 1 Ki 18:23, 2 Chr 3:12, 2 Chr 3:17, Neh 4:17, Jer 24:2, Eze 40:6, Dan 12:5, Zech 4:3, Zech 11:7
prince
Num 34:18, Jos 22:14
some
Gen 37:20, 1 Sam 27:5, 2 Sam 17:9, 2 Sam 17:9, 2 Sam 17:12, 2 Ki 2:16, 2 Ki 2:16
thing
Lev 6:7
to
2 Ki 4:35
together
Ezr 2:64, Ezr 3:9, Ezr 6:20, Neh 7:66, Isa 65:25
The Following Have Multiple Hebrew Words Associated To A Single English Word
apiece
Num 17:6, 1 Ki 7:15
eleven
Gen 32:22, Gen 37:9
highway
1 Sam 6:12
once
Jos 6:3, Jos 6:11, Jos 6:14, 1 Sam 26:8
Jos 22:14
Sekali lagi tidak ada yang mengharuskan kata ‘echad harus diartikan 'satu gabungan'.
[ J.P. Jones vs Albert Rumampuk ]"
[[ Note ini saya ambil dari Dokumen Forum diskusi Kristen - Islam ]]
Soal Istilah Echad - Ahad Menurut Kristen dan Islam
[Albert Rumampuk] : Tuhan memang Esa, tapi dalam keEsaan-Nya itu, ada semacam "kejamakan tertentu".
[Syahril Ariel] : Esa itu bersifat mutlak, bila sampai ada kejamakan maka tidak lagi bisa disebut Esa. Esa itu monotheism dan jamak itu politheism. bagaimana menurut anda??
[Welly Mainollo] : Kenapa tidak bisa ada yg jamak dalam suatu yg esa? Bahasa Ibrani dengan jelas membedakan Echad (esa-jamak) dan Yachid (esa-tunggal)... Shema Israel dalam ulangan 6:4 menggunakan Echad dan bukan Yachid.. tentu ini berarti sesuatu bukan?
[Albert Rumampuk] : Esa (Ibrani = Echad) bisa berarti 'satu gabungan'. Mengenai Kristen sembah berhala, NO WAY!
[Syahril Ariel] : echad itu artinya satu/1 jadi bersifat mutlak, sedangkan Yachid itu adalah tunggal yg berarti situasional. nah kristen penganut tritunggal, maka dia bukan penyembah Tuhan Yang Echad, melainkan yg Yachid.
[Albert Rumampuk] : Kej 2:24 - Adam dan Hawa menjadi satu (ECHAD) daging.
[Syahril Arie] :l apakah adam dan Hawa benar2 menjadi satu?? atau hanya sebuah perumpamaan saja??
[Albert Rumampuk] : Tuh contohnya Kej 2:24, Adam dan Hawa jadi satu (ECHAD). Apakah Echad berarti satu tunggal mutlak?? Kej 1:5 - gabungan dari petang dan pagi membentuk satu (ECHAD) hari.
[J.p. Jones] : Pak Mainollo & pak Rumampuk, mengingat anda berdua adalah gentile, cobalah anda check arti "echad" pada seorang rabbi.
http://
Coba anda check Gen 1:5
ויקרא אלהים לאור יום ולחשך קרא לילה ויהי ערב ויהי בקר יום אחד׃
Wa yiqera` elohim le owr yowm walachosek qara` layilah wayehiy ‘ereb wayehiy boker ECHAD yowm
Dan Allah menyebut terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, hari ……satu atau manunggal??????????
ולעבר ילד שני בנים שם האחד פלג כי בימיו נפלגה הארץ ושם אחיו יקטן׃
Wa le’eber yuwlad sheniy baniym shem ha`ECHAD peleg kiy biyamow nipelegah ha aretz was hem achiyuw yaqetan.
Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang …satu atau manunggal ???? ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan
[Albert Rumampuk] : "Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama." kEJ 1:5 Kata 'pertama' pada ayat itu disebut ECHAD. Berdasarkan konteks yg ada, maka kata itu tak bisa diartikan satu tunggal mutlak. Hari pertama (Echad), merupakan gabungan dari 'petang' dan 'pagi'.
[J.p. Jones] : Genesis 1:8 petang –pagi membentuk ….dua (sheniy) hari
Genesis 1:13... petang –pagi membentuk ….tiga (shloshah) hari
Genesis 1:19 petang-pagi membentuk ….empat (rebi’i) hari
Genesis 1:23 petang-pagi membentuk ….lima (chamiyshiy) hari
Genesis 1:31 petang-pagi membentuk ….enam (shishy) hari
Apakah angka-angka diatas adalah hasil gabungan petang -pagi???????
Back to Genesis 1:5 petang –pagi membentuk …. ( ) hari , diisi sendiri.
[Albert Rumampuk] : "Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua." Kej 1:8 Kata "kedua" (Ibrani=Sheniy). 'Hari kedua', jelas dihitung satu hari (sekalipun disebut 'hari kedua'). Satu hari itupun (hari kedua), merupakan gabungan dari 'petang' dan 'pagi'. Demikian seterusnya.
[J.p. Jones] : Coba anda terjemahkan literal - yowm echad = day one, yowm sheniy= day two……dst , bilangan-bilangan itu bermakna ANGKA atau gabungan petang pagi?
[Albert Rumampuk] : Menafsirkan satu kata, tentu harus berdasar pada konteks ayat yang dimaksud, bukan hanya asal mengartikannya secara literal. Kata2 Ibrani dan Yunani, biasanya punya banyak arti / makna. Arti yang mana yang harus digunakan, tentunya harus disesuaikan dengan konteks yang ada. Kata Echad jelas bukan 1 yang tunggal mutlak.
[J.p. Jones] : Apa referensinya claim anda bahwa echad bukan tunggal mutlak????
Setahu saya echad adalah מספר (mispar) bilangan / angka SATU.
Kurang yakin?
Silahkan anda click
http://he.wikipedia.org/
Artikel tentang ANGKA 1 (SATU) מספר-(mishpar) 1
Bagaimana 1 diucapkan/ dituliskan dalam hebrew?
check table sebelah kiri (dibawah artikel מספרים שלמים ) misepariym shlamiym –bilangan-bilangan utuh
lihat baris kedua, lihat kolom sebelah kanan במילים (bamilim- kata-kata) , kemudian lihat kolom sebelah kiri אחד (ECHAD) , אחת (ECHAT).
Jelas ECHAD adalah bilangan SATU
Masih kurang yakin?
Silahkan anda check Septuagint PL dalam greek yang ditulis sebelum kedatangan Jesus dan katanya dibaca orang Jahudi di tanah Judea (termasuk Jesus????).
Genesis 2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil SATU rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
וַיַּפֵּל֩ יְהוָ֨ה אֱלֹהִ֧ים׀ תַּרְדֵּמָ֛ה עַל־הָאָדָ֖ם וַיִּישָׁ֑ן וַיִּקַּ֗ח אַחַת֙ מִצַּלְעֹתָ֔יו וַיִּסְגֹּ֥ר בָּשָׂ֖ר תַּחְתֶּֽנָּה׃
21 wayapēl yəhweh ’ĕlōhîm tarədēmâh ‘al-hā’āḏām wa yîšān wayyiqqach ECHAT miṣṣalə‘ōṯāyow wayyisəgōr bāśār tachətennâh:
2:21 και επεβαλεν ο θεος εκστασιν επι τον αδαμ και υπνωσεν και ελαβεν μιαν των πλευρων αυτου και ανεπληρωσεν σαρκα αντ' αυτης
Genesis 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi SATU daging.
עַל־כֵּן֙ יַֽעֲזָב־אִ֔ישׁ אֶת־אָבִ֖יו וְאֶת־אִמּ֑וֹ וְדָבַ֣ק בְּאִשְׁתּ֔וֹ וְהָי֖וּ לְבָשָׂ֥ר אֶחָֽ
24 ‘al-kēn ya‘ăzāḇ-’îš ’eṯ-’āḇîw wə’eṯ-’immo waḏāḇaq bə’išətōw wəhāyû ləḇāśār ECHAD:
2:24 ενεκεν τουτου καταλειψει ανθρωπος τον πατερα αυτου και την μητερα αυτου και προσκολληθησεται προς την γυναικα αυτου και εσονται οι δυο εις σαρκα μιαν
אחד (echad) , אחת (echat).= μιαν MIAN (accusative, feminine)= ONE = SATU.
μίαν (MIAN) f
(cardinal) accusative feminine of ένας, (ONE).
http://en.wiktionary.org/
mia irregular feminine of eis ; ONE or first:--a (certain), + agree, first, one, X other.
eis (including the neuter (etc.) hen); a primary numeral; one:--a(-n, -ny, certain), + abundantly, man, one (another), only, other, some. Tidak ada kata mian yang bermakna manunggal , Greek punya vocabulary untuk menyatakan unity atau union
enotes from heis; oneness, i.e. (figuratively) unanimity:--unity.
Eph 4:3, Eph 4:13
νωσης = union (saya belum berhasil menemukan kata itu dalam bible)
[Albert Rumampuk] : Baik, saya beri contoh lagi supaya anda jelas:
Kejadian 2:24 – “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi SATU daging”.
The King James Version (Gen...esis 2:24): Therefore shall a man leave his father and his mother, and shall cleave unto his wife: and they shall be one flesh.
Commentari:
The New John Gill Exposition
of the Entire Bible: (and they shall be one flesh;)
“that is, ‘they two’, the man and his wife, as it is supplied and interpreted by Christ, (Matthew 19:5) and so here in the Targum of Jonathan, and in the Septuagint and Samaritan versions: the union between them is so close, as if they were but one person, one soul, one body; . . .”
Kata “satu” (Echad) pada ayat diatas, tak boleh dilepas dari konteksnya. “Satu” menerangkan kalimat sebelumnya yang menjelaskan adanya ‘persatuan’ 2 orang yaitu ‘seorang laki-laki’ dan ‘istrinya’. Ketika ‘laki-laki’ itu ‘bersatu’ dengan istrinya, mereka menjadi SATU / ECHAD daging (jangan diartikan secara hurufiah bahwa tubuh laki-laki dan istrinya itu melebur jadi satu) – bandingkan Matius 19:5-6. Jika kata Echad diartikan ‘satu yang tunggal mutlak’, maka itu akan menentang konteks yang ada yang menjelaskan adanya persatuan 2 orang (laki-laki dan istrinya). Jika anda hanya menyoroti kata “satu/Echad” lepas dari teksnya, maka anda tidak akan dapat memunculkan satu kebenaran, tapi justru ‘kebenaran’ yang dibuat-buat.
Perhatikan definisi kata Echad:
Definisi ‘Echad<0259>: 1) one (number)
a. one (number)
b. each, every
c. a certain
d. an (indefinite article)
e. only, once, once for all
f. one...another, the one...the other, one after another, one by one
g. first
h. eleven (in combination), eleventh (ordinal)
__________________________
a numeral from 258; properly, united, i.e. one; or (as an ordinal) first:-a, alike, alone, altogether, and,
any(-thing), apiece, a certain, (dai-)ly, each (one), +
eleven, every, few, first, + highway, a man, once, one, only,
other, some, together,
see HEBREW for 0258
Arti yang mana yang bisa diambil / diterapkan pada ayat diatas, tentunya sekali lagi konteks sangat berperan penting. Jadi, kata Echad harus diartikan ‘satu gabungan’.
[J.p. Jones] : Saya sayangkan anda tidak menanggapi postingan s...aya January 16 at 11:36pm, anda hanya merefer komentar seorang gentile yang bernama John Gill.
http://en.wikipedia.org/
John Gill mengkomentari ayat yang diclaim sebagai ucapan Jesus dalam Matthew 19:5 dimana Jesus mengutip Genesis 2:24 versi Septuagint, lalu ia mengapplikasikan kata mian – terjemahan kata ‘echad’ menurut tafsirannya untuk Deuteronomy 6:4.
Genesis 2:24 ενεκεν τουτου καταλειψει ανθρωπος τον πατερα αυτου και την μητερα αυτου και προσκολληθησεται προς την γυναικα αυτου και εσονται οι δυο εις σαρκα μιαν. (Septuagint)
Translit
eneken toutou kataleipsei anthrôpos ton patera autou kai tên mêtera autou kai proskollêthêsetai tên gunaika autou kai esontai oi duo eis sarka MIAN
Matthew 19:5 (codex sinaiticus)
και ειπεν ενεκα τουτου καταλιψι ανοϲ τον πρα και την μρα και προϲκολληθηϲετε τη γυνεκι αυτου και εϲοτε οι δυο ειϲ ϲαρκα μιαν
19:5 kai eipen eneken toutou kataleipsei anthrôpos ton patera [autou] kai tên mêtera kai proskollêthêsetai tê gunaiki autou kai esontai oi duo eis sarka MIAN
Translit
Bandingkanlah kedua ayat diatas perhatikan perbedaannya, diantaranya grammateus (penyalin) Codex Sinaiticus meringkas tulisan-tulisan πατερα dan μητερα serta tidak menulis kata αυτου setelah kata kata itu. (Dalam catatan gospel itu siapakah yang salah, kutipan sang grammateus atau Jesus tidak mengucapkannya secara verbatim??)
μιαν MIAN adjective - accusative singular feminine
eis : ONE -- a(-n, -ny, certain), + abundantly, man, one (another), only, other, some.
Disebutkan disitu MIAN = satu, tidak disebut ενωμένος = united, atau ενοποιημένο = unified atau ένωσης = union
Coba anda check arti kata μια – mia dalam bible apakah berarti ‘satu gabungan’????
Juga apakah dalam catatan bible Jesus mengapplikasikan kata ‘echad’ dalam Shema (Deut 6:4) bermakna ‘satu gabungan’???
Check bagaimana Jesus menyatakan Shema menurut catatan bible:
Mark 12:29 απεκριθη ο ιϲ οτι πρωτη εϲτι ακουε ιηλ κϲ ο θϲ ημων κϲ ειϲ εϲτι (Codex Sinaiticus)
translit.
apekrithe o is (singkatan iesous) oti prote pason ton entolon akoue iel (singkatan israel) ks (singk. kurios) o ths (singk theos) emon ks (singk. kurios) EIS estin
Jesus mengquote Deut 6:4 ...........…..ἄκουε ισραηλ κύριος ὁ θεὸς ἡμῶν κύριος εἷς ἐστιν.(Septuagint)
.......akoue israel kurios o theos emon kurios EIS estin
Jesus menterjemahkan ‘echad’ = EIS (Greek).
εις adjective - nominative singular masculine
eis : ONE -- a(-n, -ny, certain), + abundantly, man, one (another), only, other, some
Apakah dalam catatan bible menurut Jesus eis = ‘satu gabungan’?
Matt 24:40 τοτε εϲονται δυο ε τω αγρω ειϲ παραλαμβανετε και ειϲ αφιετε
Tote esontai duo e to ayro EIS paralambenete kai EIS aphiete.
Trans. literal
Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang SATU akan dibawa dan yang SATU akan ditinggalkan;
Apakah make sense kalau EIS diartikan 'satu gabungan'????
Silahkan anda check kata EIS lainnya apakah diartikan 'satu gabungan'??
[J.p. Jones] : Coba anda baca lagi referensi yang anda postingkan
***
Definisi ‘Echad<0259>: 1) one (number)
a. ONE (NUMBER)
...b. each, every
c. a certain
d. an (indefinite article)
e. only, once, once for all
f. one...another, the one...the other, one after another, one by one
g. first
h. eleven (in combination), eleventh (ordinal)
Tidak ada yang mengharuskan kata ‘echad harus diartikan 'satu gabungan'.
Silahkan anda check arti lexicon ‘echad’ menurut Strong’s Concordance
(versi gentile)
a
Exo 16:33, Exo 33:5, Exo 36:21, Num 13:2, Jos 3:12, Jos 4:2, Jos 4:4, Jos 4:5, Jos 7:21, Jos 7:21, Jud 15:4, 1 Sam 1:5, 1 Sam 6:7, 1 Sam 7:9, 1 Sam 7:12, 1 Sam 9:15, 1 Sam 16:20, 1 Sam 24:14, 1 Sam 26:20, 2 Sam 2:18, 2 Sam 6:19, 2 Sam 6:19, 2 Sam 6:19, 2 Sam 18:11, 1 Ki 7:32, 1 Ki 19:4, 1 Ki 19:5, 1 Ki 20:13, 2 Ki 6:2, 2 Ki 12:9, 2 Chr 24:8, Job 42:11, Jer 51:60, Eze 8:7, Eze 8:8, Eze 33:2, Eze 40:42, Eze 40:42, Eze 43:13, Eze 48:1, Eze 48:2, Eze 48:3, Eze 48:4, Eze 48:5, Eze 48:6, Eze 48:7, Eze 48:23, Eze 48:24, Eze 48:25, Eze 48:26, Eze 48:27, Dan 8:3, Jonah 3:4, Zech 5:7
alike
Eccl 11:6
alone
Jos 22:20, 1 Chr 29:1, Eccl 4:10, Isa 51:2
altogether
Jer 10:8
an
Jos 3:13, Jos 3:16, 2 Sam 2:25, 1 Ki 13:11, 1 Ki 22:9, 2 Ki 25:19, Job 42:11, Jer 52:25, Eze 40:43
another
Exo 26:19, Exo 26:21, Exo 26:25, Exo 36:10, Exo 36:10, Exo 36:12, Exo 36:13, Exo 36:22, Exo 36:24, Exo 36:26, Exo 37:8, Exo 37:19, Deu 21:15, Jud 9:37, Jud 16:7, Jud 16:11, 1 Sam 10:3, 1 Sam 10:3, 1 Sam 13:18, 1 Sam 13:18, 1 Ki 18:6, Job 41:16, Eze 10:9, Eze 10:9, Eze 17:7, Eze 19:5, Eze 33:30, Eze 37:16, Eze 37:17, Eze 40:26, Eze 40:49, Eze 41:11, Dan 8:13, Amos 4:7, Zech 8:21
any
Lev 4:2, Lev 4:13, Lev 4:22, Lev 4:27, Lev 4:27, Lev 5:17, Lev 6:3, Num 15:27, Num 36:3, Deu 15:7, Deu 16:5, Deu 17:2, Deu 18:6, Deu 28:55, 2 Sam 2:1, 2 Sam 7:7, 1 Chr 17:6, Eze 16:5
certain
Jud 9:53, Jud 13:2, 1 Sam 1:1, 2 Sam 18:10, 1 Ki 20:35, 2 Ki 4:1, 2 Ki 8:6, Est 3:8, Dan 10:5
daily
Neh 5:18
each
Num 7:11, Num 7:85, Num 7:85, Num 29:14, Num 29:15, 2 Ki 15:20, 2 Chr 4:13
eleven
Deu 1:2, Jos 15:51, 2 Ki 23:36, 2 Ki 24:18, 2 Chr 36:5, 2 Chr 36:11, Jer 52:1
eleventh
1 Ki 6:38, 2 Ki 9:29, Eze 30:20, Eze 31:1
every
Exo 36:30, Num 28:21, Num 29:14, Jos 3:12, Jos 4:2, Jos 4:4, 1 Ki 7:30, 1 Ki 7:38, 1 Chr 27:1
few
Gen 27:44, Gen 29:20, Dan 11:20
first
Gen 1:5, Gen 2:11, Gen 8:5, Gen 8:13, Gen 8:13, Exo 28:17, Exo 39:10, Exo 40:2, Exo 40:17, Lev 23:24, Num 1:1, Num 1:18, Num 29:1, Num 33:38, Deu 1:3, 1 Ki 16:23, 2 Chr 29:17, 2 Chr 36:22, Ezr 1:1, Ezr 3:6, Ezr 7:9, Ezr 7:9, Ezr 10:16, Ezr 10:17, Neh 8:2, Job 42:14, Eze 10:14, Eze 26:1, Eze 29:17, Eze 31:1, Eze 32:1, Eze 45:18, Dan 1:21, Dan 9:1, Dan 9:2, Dan 11:1, Hag 1:1
fro
2 Ki 4:35
man
Jud 4:16, 1 Ki 4:7
none
Psa 139:16, Dan 10:21
once
Exo 30:10, Exo 30:10, Lev 16:34, Jud 16:28, 1 Ki 10:22, 2 Ki 6:10, 2 Chr 9:21, Job 33:14, Job 40:5, Psa 62:11, Psa 89:35, Prov 28:18, Hag 2:6
one
Gen 1:9, Gen 2:21, Gen 2:24, Gen 3:22, Gen 4:19, Gen 10:25, Gen 11:1, Gen 11:1, Gen 11:6, Gen 11:6, Gen 19:9, Gen 21:15, Gen 22:2, Gen 26:10, Gen 27:38, Gen 27:45, Gen 32:8, Gen 33:13, Gen 34:16, Gen 34:22, Gen 40:5, Gen 41:5, Gen 41:11, Gen 41:22, Gen 41:25, Gen 41:26, Gen 42:11, Gen 42:13, Gen 42:13, Gen 42:16, Gen 42:19, Gen 42:27, Gen 42:32, Gen 42:33, Gen 44:28, Gen 48:22, Gen 49:16, Exo 1:15, Exo 8:31, Exo 9:6, Exo 9:7, Exo 10:19, Exo 11:1, Exo 12:18, Exo 12:46, Exo 12:49, Exo 14:28, Exo 16:22, Exo 17:12, Exo 18:3, Exo 23:29, Exo 24:3, Exo 25:12, Exo 25:19, Exo 25:32, Exo 25:33, Exo 25:36, Exo 26:2, Exo 26:2, Exo 26:2, Exo 26:4, Exo 26:5, Exo 26:6, Exo 26:8, Exo 26:8, Exo 26:8, Exo 26:10, Exo 26:11, Exo 26:16, Exo 26:17, Exo 26:19, Exo 26:21, Exo 26:24, Exo 26:25, Exo 26:26, Exo 27:9, Exo 28:10, Exo 29:1, Exo 29:3, Exo 29:15, Exo 29:23, Exo 29:23, Exo 29:23, Exo 29:39, Exo 29:40, Exo 36:9, Exo 36:9, Exo 36:9, Exo 36:10, Exo 36:10, Exo 36:11, Exo 36:12, Exo 36:12, Exo 36:13, Exo 36:13, Exo 36:15, Exo 36:15, Exo 36:15, Exo 36:18, Exo 36:22, Exo 36:22, Exo 36:24, Exo 36:26, Exo 36:29, Exo 36:31, Exo 37:3, Exo 37:8, Exo 37:18, Exo 37:19, Exo 37:22, Lev 5:4, Lev 5:5, Lev 5:7, Lev 5:13, Lev 7:7, Lev 7:14, Lev 8:26, Lev 8:26, Lev 12:8, Lev 13:2, Lev 14:5, Lev 14:10, Lev 14:10, Lev 14:12, Lev 14:21, Lev 14:21, Lev 14:22, Lev 14:30, Lev 14:31, Lev 14:50, Lev 15:15, Lev 15:30, Lev 16:5, Lev 16:8, Lev 22:28, Lev 23:18, Lev 23:19, Lev 24:5, Lev 24:22, Lev 25:48, Lev 26:26, Num 1:41, Num 1:44, Num 2:16, Num 2:28, Num 6:11, Num 6:14, Num 6:14, Num 6:14, Num 6:19, Num 6:19, Num 7:3, Num 7:13, Num 7:13, Num 7:14, Num 7:15, Num 7:15, Num 7:15, Num 7:16, Num 7:19, Num 7:19, Num 7:20, Num 7:21, Num 7:21, Num 7:21, Num 7:22, Num 7:25, Num 7:25, Num 7:26, Num 7:27, Num 7:27, Num 7:27, Num 7:28, Num 7:31, Num 7:31, Num 7:32, Num 7:33, Num 7:33, Num 7:33, Num 7:34, Num 7:37, Num 7:37, Num 7:38, Num 7:39, Num 7:39, Num 7:39, Num 7:40, Num 7:43, Num 7:44, Num 7:45, Num 7:45, Num 7:45, Num 7:46, Num 7:49, Num 7:49, Num 7:50, Num 7:51, Num 7:51, Num 7:51, Num 7:52, Num 7:55, Num 7:55, Num 7:56, Num 7:57, Num 7:57, Num 7:57, Num 7:58, Num 7:61, Num 7:61, Num 7:62, Num 7:63, Num 7:63, Num 7:63, Num 7:64, Num 7:67, Num 7:67, Num 7:68, Num 7:69, Num 7:69, Num 7:69, Num 7:70, Num 7:73, Num 7:73, Num 7:74, Num 7:75, Num 7:75, Num 7:75, Num 7:76, Num 7:79, Num 7:79, Num 7:80, Num 7:81, Num 7:81, Num 7:81, Num 7:82, Num 8:12, Num 9:14, Num 10:4, Num 11:19, Num 11:26, Num 13:23, Num 14:15, Num 15:5, Num 15:11, Num 15:11, Num 15:12, Num 15:15, Num 15:16, Num 15:16, Num 15:24, Num 15:24, Num 15:29, Num 16:15, Num 16:15, Num 16:22, Num 17:3, Num 17:6, Num 28:4, Num 28:7, Num 28:11, Num 28:12, Num 28:12, Num 28:13, Num 28:15, Num 28:19, Num 28:22, Num 28:27, Num 28:28, Num 28:28, Num 28:29, Num 28:30, Num 29:2, Num 29:2, Num 29:4, Num 29:4, Num 29:5, Num 29:8, Num 29:8, Num 29:9, Num 29:10, Num 29:11, Num 29:16, Num 29:19, Num 29:22, Num 29:25, Num 29:28, Num 29:31, Num 29:34, Num 29:36, Num 29:36, Num 29:38, Num 31:28, Num 31:30, Num 31:34, Num 31:39, Num 31:47, Num 34:18, Num 35:30, Num 36:8, Deu 1:23, Deu 4:42, Deu 6:4, Deu 12:14, Deu 13:12, Deu 15:7, Deu 17:6, Deu 19:5, Deu 19:11, Deu 19:15, Deu 21:15, Deu 23:16, Deu 24:5, Deu 25:5, Deu 25:11, Deu 28:7, Deu 28:25, Deu 32:30, Jos 9:2, Jos 10:2, Jos 10:42, Jos 12:9, Jos 12:9, Jos 12:10, Jos 12:10, Jos 12:11, Jos 12:11, Jos 12:12, Jos 12:12, Jos 12:13, Jos 12:13, Jos 12:14, Jos 12:14, Jos 12:15, Jos 12:15, Jos 12:16, Jos 12:16, Jos 12:17, Jos 12:17, Jos 12:18, Jos 12:18, Jos 12:19, Jos 12:19, Jos 12:20, Jos 12:20, Jos 12:21, Jos 12:21, Jos 12:22, Jos 12:22, Jos 12:23, Jos 12:23, Jos 12:24, Jos 12:24, Jos 17:14, Jos 17:14, Jos 17:17, Jos 20:4, Jos 23:10, Jos 23:14, Jos 23:14, Jud 6:16, Jud 8:18, Jud 9:2, Jud 9:5, Jud 9:18, Jud 16:29, Jud 17:5, Jud 17:11, Jud 18:19, Jud 19:13, Jud 20:1, Jud 20:8, Jud 20:11, Jud 20:31, Jud 21:3, Jud 21:6, Jud 21:8, Ruth 1:4, Ruth 2:13, 1 Sam 1:2, 1 Sam 1:24, 1 Sam 2:34, 1 Sam 2:36, 1 Sam 6:4, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 6:17, 1 Sam 9:3, 1 Sam 10:3, 1 Sam 11:7, 1 Sam 13:17, 1 Sam 14:4, 1 Sam 14:5, 1 Sam 14:40, 1 Sam 16:18, 1 Sam 17:36, 1 Sam 22:20, 1 Sam 25:14, 1 Sam 26:15, 1 Sam 26:22, 1 Sam 27:1, 2 Sam 1:15, 2 Sam 2:21, 2 Sam 2:25, 2 Sam 3:13, 2 Sam 4:2, 2 Sam 6:20, 2 Sam 7:23, 2 Sam 9:11, 2 Sam 12:1, 2 Sam 12:1, 2 Sam 12:3, 2 Sam 13:13, 2 Sam 13:30, 2 Sam 14:6, 2 Sam 14:27, 2 Sam 15:2, 2 Sam 17:12, 2 Sam 17:22, 2 Sam 19:14, 2 Sam 23:8, 2 Sam 24:12, 1 Ki 2:16, 1 Ki 2:20, 1 Ki 3:17, 1 Ki 3:17, 1 Ki 3:25, 1 Ki 4:22, 1 Ki 6:24, 1 Ki 6:25, 1 Ki 6:25, 1 Ki 6:26, 1 Ki 6:27, 1 Ki 6:34, 1 Ki 7:16, 1 Ki 7:17, 1 Ki 7:18, 1 Ki 7:27, 1 Ki 7:34, 1 Ki 7:37, 1 Ki 7:37, 1 Ki 7:37, 1 Ki 7:38, 1 Ki 7:38, 1 Ki 7:38, 1 Ki 7:42, 1 Ki 7:44, 1 Ki 8:56, 1 Ki 10:14, 1 Ki 10:16, 1 Ki 10:17, 1 Ki 11:13, 1 Ki 11:32, 1 Ki 11:36, 1 Ki 12:29, 1 Ki 12:30, 1 Ki 14:21, 1 Ki 15:10, 1 Ki 18:6, 1 Ki 18:23, 1 Ki 18:25, 1 Ki 19:2, 1 Ki 20:29, 1 Ki 22:8, 1 Ki 22:13, 1 Ki 22:13, 2 Ki 3:11, 2 Ki 4:22, 2 Ki 4:22, 2 Ki 4:39, 2 Ki 6:3, 2 Ki 6:5, 2 Ki 6:12, 2 Ki 7:8, 2 Ki 7:13, 2 Ki 8:26, 2 Ki 9:1, 2 Ki 14:23, 2 Ki 17:27, 2 Ki 17:28, 2 Ki 18:24, 2 Ki 22:1, 2 Ki 24:18, 2 Ki 25:16, 2 Ki 25:17, 1 Chr 1:19, 1 Chr 11:11, 1 Chr 12:14, 1 Chr 12:38, 1 Chr 17:21, 1 Chr 21:10, 1 Chr 23:11, 1 Chr 24:6, 1 Chr 24:17, 1 Chr 25:28, 2 Chr 3:11, 2 Chr 3:17, 2 Chr 4:15, 2 Chr 5:13, 2 Chr 5:13, 2 Chr 9:13, 2 Chr 9:15, 2 Chr 9:16, 2 Chr 12:13, 2 Chr 16:13, 2 Chr 18:7, 2 Chr 18:8, 2 Chr 18:12, 2 Chr 18:12, 2 Chr 22:2, 2 Chr 28:6, 2 Chr 30:12, 2 Chr 32:12, 2 Chr 34:1, 2 Chr 36:11, Ezr 2:26, Ezr 3:1, Ezr 10:13, Neh 1:2, Neh 4:17, Neh 5:18, Neh 7:30, Neh 7:37, Neh 8:1, Neh 11:1, Est 3:13, Est 4:11, Est 7:9, Est 8:12, Job 2:10, Job 9:3, Job 9:22, Job 14:4, Job 23:13, Job 31:15, Job 33:23, Job 41:16, Psa 14:3, Psa 27:4, Psa 34:20, Psa 53:3, Psa 82:7, Psa 106:11, Prov 1:14, Eccl 2:14, Eccl 3:19, Eccl 3:19, Eccl 3:20, Eccl 4:8, Eccl 4:9, Eccl 4:10, Eccl 4:11, Eccl 4:12, Eccl 6:6, Eccl 7:27, Eccl 7:27, Eccl 7:28, Eccl 9:2, Eccl 9:3, Eccl 9:18, Eccl 12:11, S of Solomon 4:9, S of Solomon 4:9, S of Solomon 6:9, S of Solomon 6:9, Isa 4:1, Isa 5:10, Isa 6:2, Isa 6:6, Isa 9:14, Isa 10:17, Isa 19:18, Isa 23:15, Isa 27:12, Isa 27:12, Isa 30:17, Isa 30:17, Isa 34:16, Isa 36:9, Isa 47:9, Isa 66:8, Isa 66:17, Jer 3:14, Jer 24:2, Jer 32:39, Jer 32:39, Jer 35:2, Jer 52:1, Jer 52:20, Jer 52:21, Jer 52:22, Eze 1:6, Eze 1:6, Eze 1:15, Eze 1:16, Eze 4:9, Eze 9:2, Eze 10:9, Eze 10:9, Eze 10:10, Eze 10:14, Eze 10:21, Eze 10:21, Eze 11:19, Eze 18:10, Eze 19:3, Eze 21:19, Eze 23:2, Eze 23:13, Eze 33:24, Eze 34:23, Eze 37:16, Eze 37:17, Eze 37:17, Eze 37:17, Eze 37:19, Eze 37:19, Eze 37:22, Eze 37:22, Eze 37:24, Eze 40:5, Eze 40:5, Eze 40:6, Eze 40:6, Eze 40:7, Eze 40:7, Eze 40:7, Eze 40:8, Eze 40:10, Eze 40:10, Eze 40:12, Eze 40:12, Eze 40:26, Eze 40:42, Eze 40:44, Eze 40:49, Eze 41:11, Eze 41:24, Eze 42:4, Eze 43:14, Eze 45:7, Eze 45:11, Eze 45:15, Eze 46:17, Eze 46:22, Eze 48:8, Eze 48:31, Eze 48:31, Eze 48:31, Eze 48:32, Eze 48:32, Eze 48:32, Eze 48:33, Eze 48:33, Eze 48:33, Eze 48:34, Eze 48:34, Eze 48:34, Dan 8:3, Dan 8:9, Dan 8:13, Dan 9:27, Dan 10:13, Dan 10:13, Dan 11:27, Dan 12:5, Hos 1:11, Amos 4:7, Amos 4:7, Amos 4:8, Amos 6:9, Obad 1:11, Zeph 3:9, Hag 2:1, Zech 3:9, Zech 3:9, Zech 4:3, Zech 8:21, Zech 11:7, Zech 11:8, Zech 14:7, Zech 14:9, Zech 14:9, Mal 2:10, Mal 2:10, Mal 2:15, Mal 2:15
only
1 Ki 4:19, Eze 7:5
other
Exo 17:12, Exo 18:4, Exo 25:19, Exo 25:33, Lev 5:7, Lev 12:8, Lev 14:22, Lev 14:31, Lev 15:15, Lev 15:30, Lev 16:8, Num 6:11, Num 8:12, Jud 16:29, Jud 20:31, 1 Sam 14:4, 1 Sam 14:5, 1 Sam 14:40, 2 Sam 12:1, 2 Sam 14:6, 1 Ki 3:25, 1 Ki 12:29, 1 Ki 18:23, 2 Chr 3:12, 2 Chr 3:17, Neh 4:17, Jer 24:2, Eze 40:6, Dan 12:5, Zech 4:3, Zech 11:7
prince
Num 34:18, Jos 22:14
some
Gen 37:20, 1 Sam 27:5, 2 Sam 17:9, 2 Sam 17:9, 2 Sam 17:12, 2 Ki 2:16, 2 Ki 2:16
thing
Lev 6:7
to
2 Ki 4:35
together
Ezr 2:64, Ezr 3:9, Ezr 6:20, Neh 7:66, Isa 65:25
The Following Have Multiple Hebrew Words Associated To A Single English Word
apiece
Num 17:6, 1 Ki 7:15
eleven
Gen 32:22, Gen 37:9
highway
1 Sam 6:12
once
Jos 6:3, Jos 6:11, Jos 6:14, 1 Sam 26:8
Jos 22:14
Sekali lagi tidak ada yang mengharuskan kata ‘echad harus diartikan 'satu gabungan'.
Kamis, 01 Desember 2011
MENJAWAB TUDUHAN MISKONSEPSI TRINITAS DALAM AL QURAN
Di antara keunggulan Islam adalah apabila berada pada posisi dicerca, dihina, dan dimarginalkan maka yang terjadi justru sebaliknya. Semakin Islam disudutkan maka semakin terlihat kebenaran ajaran dan kesesuaiannya dengan fithrah manusia. Agama ini memiliki kemampuan berinteraksi dengan manusia dari berbagai kalangan menurut kadar akalnya masing-masing. Mungkin inilah rahasia mengapa Islam selalu berhasil menundukkan peradaban yang memusuhinya. Terbukti di sejumlah negara seperti Amerika, Inggris, Belanda, dan negara Barat lainnya yang mengalami kondisi kekosongan spiritual, mulai menunjukkan geliat sebagian penduduknya menuju Islam. Munculnya kartun berisi penghinaan terhadap nabi di surat kabar Jylland Posten atau beredarnya film Fitna yang menghujat Islam hanya merupakan percikan kecil di antara kekhawatiran akan menguatnya syariat Islam di belahan dunia Barat.
Barat juga telah memunculkan sejumlah karya tulis yang menunjukkan kecemasan yang sama. Di antaranya adalah karya Robert Morey bertitle “ Islamic Invasion : Confronting the World’s Fastest Growing Religion”. Dari judulnya saja telah nampak sebuah wajah “ketakutan”. Hatta buku tersebut dikemas dengan “bergaya” sebagai karya tulis ilmiah, namun senyatanya isinya tidak seilmiah kemasannya. Motif kebencian dan islamophobia sedemikian menyeruak dan nampak berpengaruh terhadap obyektifitas kajian, tentu saja jika Barat masih mau berfikir tentang subyektif, obyektif, atau pun netralitas. Tidak mengherankan jika sejumlah kalangan muslim meminta buku tersebut dibredel dari peredaran. Namun menurut hemat penulis tindakan demikian kurang bijaksana. Justru buku tersebut merupakan sebuah simbol, asset, dan bukti monumental “kebencian” Barat yang katanya humanis. Fungsinya sebagai salah satu pijakan untuk melihat salah satu struktur dan pola pikir Barat dalam melihat Islam. Pada giliran selajutnya membalikkan keadaan dan akan semakin nampak keunggulan konsep Islam di antara yang lain.
Dalam salah satu tulisannya, Morey mempermasalahkan posisi Maryam dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 73-75 dan 116. Al Quran, dalam pandangan Morey, mengandung kesalahan kosep dalam mengungkapkan doktrin trinitas Kristen. Muhammad, tulis Morey, secara keliru menganggap bahwa umat Nashrani menyembah 3 (tiga) tuhan yaitu : Bapa, Ibu (Maryam), dan Anak (Isa).[1] Guna memperkuat argumentasinya, Morey juga mengutip pendapat Richard Bell dan Encyclopaedia Britanica yang menegaskan bahwa Al Quran memiliki kesalahan konsep tentang trinitas dan Muhammad sebagai penulis Al Quran kurang memahami hal tersebut.[2] Morey menambahkan bahwa umat Kristiani tidak pernah mengimani tiga Tuhan dan Maria bukan merupakan salah satu oknum dalam ketuhanan Trinitas sebagaimana konsep dalam Al Quran. Morey sendiri nampaknya telah menjadi sedemikian yakin dengan argumentasinya yang didukung oleh sejumlah ‘kebingungan’ penulis dari kalangan Islam tentang tafsir ayat tersebut.
Lantas, benarkah Al Quran telah salah ketika menyebutkan bahwa Maryam pernah disembah sebagai tuhan ?
FAKTA YANG DILUPAKAN
Ayat al Quran yang dipermasalahkan oleh Robert Morey adalah Surat Al Maidah ayat 73 sampai 75 sebagai berikut :
73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
74. Maka Mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
75. Al masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya Telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), Kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat kami itu).
Juga ayat dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 116 sebagai berikut :
116. Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika Aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan Aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.
Permasalahan pertama yang akan penulis bahas terkit dengan konsep penyembahan terhadap Maryam dalam dunia Kristen. Robert Morey secara tegas telah menolak posisi Maryam sebagai salah Tuhan dan satu satu oknum ketuhanan trinitas. Nampak bahwa Morey telah mempersulit dirinya sendiri pada tahap awal dengan menempatkan realsi antara penuhanan Maryam dengan keanggotaannya sebagi salah satu oknum trinitas.
Senada dengan Morey, Geoffrey Parrinder menyatakan bahwa ayat Al Quran Surat Al Maidah ayat 116 adalah sulit dipahami dalam kekristenan. Menurut Parrinder pada abad V, Nestorius, seorang bangsawan Konstantinopel, telah memprotes penggunaan gelar ”ibu Tuhan” (theotokos, god-bearer) yang berkembang dan diterapkan kepada Maryam. Nestorius menyatakan, seharusnya digunakan kata ’ibu manusia’ Yesus (anthropotokos); ibu Kristus (cristo-tokos). Nestorius juga tidak bersedia mengakui penggunaan frase seperti itu yang berarti bahwa ”Tuhan telah dilahirkan” dan ”Tuhan telah mengalami penderitaan” sebagaimana banyak digunakan pada hari ini. Nestorius mengajarkan bahwa Yesus adalah organ bejana dan kuil bagi anak Tuhan. Karena pemahaman inilah maka gereja Nestorian akhirnya terpisah.[3]
Bambang Noorsena, tokoh Kristen Orthodoks Syria, nampaknya juga memberikan pengakuan bahwa bentuk pseudotrinity yang terdiri dari Allah, Isa, dan Maryam adalah sebuah realitas yang pernah terjadi. Namun Noorsena membatasi bahwa reaksi Al Quran yang kerap kali krisi terhadap sejumlah keyakinan Kristen, tidak semua didasarkan atas kekristenan yang orthodoks. Penilaian Islam tentang Kristen, menurut Noorsena, tidak ditujukan pada kekristenan yang lurus dan benar, namun lebih ditujukan kepada praktik-praktik sekte-sekte Kristen yang sesat dan menyimpang (heterodoks).[4] Hakikatnya, Noorsena mengakui bahwa praktik penuhanan terhadap pribadi Maryam bukanlah sebuah omong kosong, namun merupakan fakta historis.
Sebagai sebuah realitas historis, sisa-sisa penyembahan terhadap Maryam masih dapat ditemukan hingga hari ini. Di sejumlah wilayah Eropa, termasuk Polandia, bahkan Inggris Raya dan Perancis Selatan, menurut survey yang dilakukan oleh Ean Begg pada tahun 1985, masih ditemukan patung bunda Maria yang berwarna hitam yang dikenal dengan sebutan black virgin atau Black Madonna.[5] Patung tersebut sengaja dibuat untuk dipuja atau disembah sebagai tuhan. Bahkan patun-patung tersebut selalu diasosiasikan dengan sejumlah situs pemujaan kaum pagan dari masa yang jauh lebih kuno.[6] Ditengarai bahwa penyembahan terhadap pribadi Maria merupakan hasil proses adopsi dan perkembangan dari pemujaan terhadap sejumlah dewi pagan yang memiliki kisah kehidupan sama persis dengan kisah Yesus dan Ibunya, Maria.
Dalam kebudayaan paganisme dikenal Bacchus (Dionysius) yaitu dewa matahari Yunani yang lahir dari kandungan seorang perawan bernama Demeter yang mengandung dari benih Dewa Jupiter tanpa hubungan badan. Bacchus lahir pada tanggal 25 Desember dan terbunuh untuk menebus dosa manusia. Dikisahkan pula bahwa Bacchus kemudian bangkit kembali dari kematiannya.[7]
Bangsa Mesir juga mengenal Osiris, dewa matahari yang lahir pada 25 Desember dari kandungan seorang perawan yang disebut ’Perawan Dunia’. Osiris memiliki 12 orang murid. Salah satu muridnya yang bernama Typhone berkhianat hingga menyebabkan kematian Osiris. Setelah bersemayam selama tiga hari dalam kuburnya, Osiris bangkit kembali dari kematiannya. Ia diyakini sebagai inkarnasi Tuhan dan merupakan salah satu dari oknum trinitas 3 Dewa di Mesir.[8]
Demikian juga dalam cerita mithologi yang lain tersebutlah Mithra yang lahir pada tanggal 25 Desember. Memiliki pemujaan yang dilakukan setiap hari Minggu. Mithra adalah seorang juru selamat yang menebus dosa manusia. Dia tidak disalib namun mengurbankan lembu suci yang darahnya mensucikan dan menebus dosa manusia. Lembu itu tidak lain adalah inkarnasi dari sang Mithra sendiri. Perayaan Mithra biasanya ditandai dengan keberadaan pohon terang.
Penyembahan terhadap sosok ibu Tuhan umumnya terjadi dalam kepercayaan pagan yang dsebutkan di atas. Masing-masing wilayah penyembah paganisme memiliki Tuhan Ibu dan Anak. Di Jerman, Hertha disembah sebagai ibu suci dengan anak dipangkuannya. Di Scandinavia, Disa disembah sebagai tuhan ibu dengan anak dipangkuannya juga. Sedangkan di Romawi purba, Venus atau Fortuna juga dipuja sebagi tuhan Ibu bersama Jupiter anaknya.[9]
Ralph Edward Woodrow dalam buku Babylon Mysteri Religion mengutip buku Frazer, The Golden Bought Volume 1 Halaman 356 menjelaskan fakta bahwa penyembahan terhadap Tuhan Ibu dan Tuhan Anak telah menyebar dan merasuk kepada masyarakat kerjaan Romawi dan sekitarnya. Hal tersebut iungkapkan oleh Woodrow sebagi berikut:
“The Worship of Great Mother … very popular under the Roman Empire, unscriptions prove that the two (the mother and the child) receive divine honors, … not only in Italy and especially at Rome, but also in the provinces, particularly in Arican, Spain, Portugal, France, Germany, and Bulgaria”.[10]
Akibatnya bisa dipastikan, penyembahan Tuhan Ibu dalam Kristen tidak dapat dihindari setelah para penyembah berhala dari Romawi, Yunani, Babilonia, dan Mesir memeluk ajaran Kristen. Dalam agama barunya tersebut para mantan penyembah berhala tidak mendapatkan penylurn yang sesuai dengan semangat penyembahan Tuhan Ibu. Padahal mereka belum dapat sepenuhnnya meninggalkan ajaran paganisme. Woodrow menulis bahwa kompromi pun terjadi, pihak gereja mencarikn padnan terhadap figure ibu yang disembah oleh kaum mantan kaum pagan dalam khazanah kekristenan. Tuhan Ibu yang dimaksud tidak lain adalah Maria, Ibu Yesus.
“One of the best example of such a carry over from paganism may be seen in the way the worship o the great mother continued – only in a slightly different form and with a new name. You see many pagans had been drawn to Christianity, but so strong was their adoration for the mother goddess, they did not want to forsake her. Compromising church leaders saw that if they could find some similarity in Christianity with the worship of the mother goddess, they could greatly increase their numbers … but who could replace the great mother of paganism ? Mary, of course was the most logical person for them to choose … little by little, the worship that had been associated with the pagan mother was transferred to Marry”.[11]
Maka tidak mengherankan pasca munculnya kritik Nestorius yang menolak istilah “bunda Tuhan”, gereja justru mengukuhkan posisi Maria sebagai Theotokos atau Ibu Tuhan dalam Konsili Efesus tahun 431 M. Salah satu butir yang dihasilkan dalam konsili tersebut adalah sebagai berikut : “Menurut pengertian bahwa kesatuan ini tidak mencampur adukkan, kami mengaku bahwa anak dara kudus adalah theotokos (bunda Allah), karena Allah Firman menjelma menjadi manusia dan sejak pembuahan-Nya menyatukan pada diri-Nya bait yang diambil daripadanya (Maria)”.[12]
Berdasarkan informasi Ibnu Patrick, seorang sejarawan dan padri Kristen, menjelang Konsili Nicea 325 M dari jumlah peserta keseluruhan 2.048 orang terdapat sebagian peserta dari mahzab Mariamites dan Remitim yang berpendapat bahwa Yesus dan Ibunya adalah 2 (dua) Tuhan selain Bapa.[13] Selain itu terdapat aliran Ebionit yang secara jelas juga memuja Maria sebagai Tuhan Ibu. Penganut aliran Ebionit dikenal sebagai aliran yang para penganutnya menggunakan bulu domba sebagai pakaian. Bulu domba tersebut dikenakan agar mereka dapat hidup dalam kesederhanaan. Dalam hal ini tradisi mereka mengenakan kulit domba sebagai pakaian mirip dengan tradisi kaum sufi generasi awal dalam Islam yang menutamakan kezuhudan. Gambaran tentang cara berpakain kaum Ebionit ini dapat kita lihat kemiripannya dengan kisah Perjanjian Baru dalam Ibrani 11: 37.
Tentang apakah penyembahan terhadap Maria adalah bentuk Kekristenan heterodoks yang menyimpang maka biar waktu yang akan menentukan. Sebab sejumlah pertarungan keyakinan yang medasar dalam dunia Kristen bahkan belum selesai hingga hari ini. Sebut saja pertarungan antara kaum Trinitarian dan Unitarian. Satu pihak mengakui trinitas dengan sejumlah argumentasinya dan dipihak lain menolaknya dan menganggap bahwa Yesus hanya seorang nabi dan bukan Tuhan. Sedangkan bagi seorang penganut Kristen, terkait masalah penyembahan dan Ketuhanan Maria tentu akan lebih menguntungkan jika hal ini terhapus saja dari ingatan sejarah. Masalah trinitas yang diakui mayoritas dunia Kristen hari ini juga bukan tanpa cacat sejarah. Konsili Nicea pada 325 Masehi, menurut informasi Ibnu Patrick, dihadiri oleh 2.048 orang peserta yang terdiri diri para uskup. 318 (tiga ratus delapan belas) orang diketahui sebagai pendukung konsep ketuhanan Yesus. Sedangkan 700 (tujuh ratus) orang uskup merupakan pendukung Arius yang menolak hakikat ketuhanan Yesus, dan sisanya memiliki sejumlah kepercayaan yang berbeda termasuk yang mempercayai Ketuhanan Maria. Namun, anehnya berkat prakarsa Kaisar Konstantin, hanya pendapat 318 orang (pendukung ketuhanan Yesus) tersebut yang kemudian dimenangkan. Jelas kaisar Konstantin telah emerankan agnda politik pribainya dengan sukses.
Lantas dimana letak kesalahan atau miskonsepsi Al Quran tentang trinitas Kristen ? Al Quran jelas dalam ayat tersebut tidak membahas tentang trinitas. Hal tersebut hanya merupakan bagian dari upaya Robert Morey dalam menyudutkan Islam. Namun jawaban atas pertanyaan ”apakah Al Quran telah salah ?” jawabannya adalah ”Tidak !”. Justru kehebatan Al Quran adalah mampu memberikan isyarat bagi pengungkapan kebenaran sejarah, dimana dunia pun telah berusaha secara maksimal untuk melupakannya.
PENUTUP
Tuduhan Robert Morey bahwa Al Quran memiliki kesalahan konsepsi tentang trinitas terbukti tidak benar. Konsep Trinitas dalam dunia Kristen sendiri mengalami perkembangan dari masa ke masa termasuk bersentuhan dengan sejumlah peradaban dan kepercayaan lainnya. Kebenaran lain yang terungkap justru teletak pada ketidakbenaran pemahaman Morey terhadap sejarah agamanya sendiri. Sehingga bukunya ”Islamic Invasion” sering diwarnai dengan pemahaman yang tidak berdasar. Sebuah pemikiran yang hanya lahir didasarkan pada kebencian fanatis yang menutup semua bentuk akal waras.
Barat juga telah memunculkan sejumlah karya tulis yang menunjukkan kecemasan yang sama. Di antaranya adalah karya Robert Morey bertitle “ Islamic Invasion : Confronting the World’s Fastest Growing Religion”. Dari judulnya saja telah nampak sebuah wajah “ketakutan”. Hatta buku tersebut dikemas dengan “bergaya” sebagai karya tulis ilmiah, namun senyatanya isinya tidak seilmiah kemasannya. Motif kebencian dan islamophobia sedemikian menyeruak dan nampak berpengaruh terhadap obyektifitas kajian, tentu saja jika Barat masih mau berfikir tentang subyektif, obyektif, atau pun netralitas. Tidak mengherankan jika sejumlah kalangan muslim meminta buku tersebut dibredel dari peredaran. Namun menurut hemat penulis tindakan demikian kurang bijaksana. Justru buku tersebut merupakan sebuah simbol, asset, dan bukti monumental “kebencian” Barat yang katanya humanis. Fungsinya sebagai salah satu pijakan untuk melihat salah satu struktur dan pola pikir Barat dalam melihat Islam. Pada giliran selajutnya membalikkan keadaan dan akan semakin nampak keunggulan konsep Islam di antara yang lain.
Dalam salah satu tulisannya, Morey mempermasalahkan posisi Maryam dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 73-75 dan 116. Al Quran, dalam pandangan Morey, mengandung kesalahan kosep dalam mengungkapkan doktrin trinitas Kristen. Muhammad, tulis Morey, secara keliru menganggap bahwa umat Nashrani menyembah 3 (tiga) tuhan yaitu : Bapa, Ibu (Maryam), dan Anak (Isa).[1] Guna memperkuat argumentasinya, Morey juga mengutip pendapat Richard Bell dan Encyclopaedia Britanica yang menegaskan bahwa Al Quran memiliki kesalahan konsep tentang trinitas dan Muhammad sebagai penulis Al Quran kurang memahami hal tersebut.[2] Morey menambahkan bahwa umat Kristiani tidak pernah mengimani tiga Tuhan dan Maria bukan merupakan salah satu oknum dalam ketuhanan Trinitas sebagaimana konsep dalam Al Quran. Morey sendiri nampaknya telah menjadi sedemikian yakin dengan argumentasinya yang didukung oleh sejumlah ‘kebingungan’ penulis dari kalangan Islam tentang tafsir ayat tersebut.
Lantas, benarkah Al Quran telah salah ketika menyebutkan bahwa Maryam pernah disembah sebagai tuhan ?
FAKTA YANG DILUPAKAN
Ayat al Quran yang dipermasalahkan oleh Robert Morey adalah Surat Al Maidah ayat 73 sampai 75 sebagai berikut :
73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
74. Maka Mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
75. Al masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya Telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), Kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat kami itu).
Juga ayat dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 116 sebagai berikut :
116. Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika Aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan Aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.
Permasalahan pertama yang akan penulis bahas terkit dengan konsep penyembahan terhadap Maryam dalam dunia Kristen. Robert Morey secara tegas telah menolak posisi Maryam sebagai salah Tuhan dan satu satu oknum ketuhanan trinitas. Nampak bahwa Morey telah mempersulit dirinya sendiri pada tahap awal dengan menempatkan realsi antara penuhanan Maryam dengan keanggotaannya sebagi salah satu oknum trinitas.
Senada dengan Morey, Geoffrey Parrinder menyatakan bahwa ayat Al Quran Surat Al Maidah ayat 116 adalah sulit dipahami dalam kekristenan. Menurut Parrinder pada abad V, Nestorius, seorang bangsawan Konstantinopel, telah memprotes penggunaan gelar ”ibu Tuhan” (theotokos, god-bearer) yang berkembang dan diterapkan kepada Maryam. Nestorius menyatakan, seharusnya digunakan kata ’ibu manusia’ Yesus (anthropotokos); ibu Kristus (cristo-tokos). Nestorius juga tidak bersedia mengakui penggunaan frase seperti itu yang berarti bahwa ”Tuhan telah dilahirkan” dan ”Tuhan telah mengalami penderitaan” sebagaimana banyak digunakan pada hari ini. Nestorius mengajarkan bahwa Yesus adalah organ bejana dan kuil bagi anak Tuhan. Karena pemahaman inilah maka gereja Nestorian akhirnya terpisah.[3]
Bambang Noorsena, tokoh Kristen Orthodoks Syria, nampaknya juga memberikan pengakuan bahwa bentuk pseudotrinity yang terdiri dari Allah, Isa, dan Maryam adalah sebuah realitas yang pernah terjadi. Namun Noorsena membatasi bahwa reaksi Al Quran yang kerap kali krisi terhadap sejumlah keyakinan Kristen, tidak semua didasarkan atas kekristenan yang orthodoks. Penilaian Islam tentang Kristen, menurut Noorsena, tidak ditujukan pada kekristenan yang lurus dan benar, namun lebih ditujukan kepada praktik-praktik sekte-sekte Kristen yang sesat dan menyimpang (heterodoks).[4] Hakikatnya, Noorsena mengakui bahwa praktik penuhanan terhadap pribadi Maryam bukanlah sebuah omong kosong, namun merupakan fakta historis.
Sebagai sebuah realitas historis, sisa-sisa penyembahan terhadap Maryam masih dapat ditemukan hingga hari ini. Di sejumlah wilayah Eropa, termasuk Polandia, bahkan Inggris Raya dan Perancis Selatan, menurut survey yang dilakukan oleh Ean Begg pada tahun 1985, masih ditemukan patung bunda Maria yang berwarna hitam yang dikenal dengan sebutan black virgin atau Black Madonna.[5] Patung tersebut sengaja dibuat untuk dipuja atau disembah sebagai tuhan. Bahkan patun-patung tersebut selalu diasosiasikan dengan sejumlah situs pemujaan kaum pagan dari masa yang jauh lebih kuno.[6] Ditengarai bahwa penyembahan terhadap pribadi Maria merupakan hasil proses adopsi dan perkembangan dari pemujaan terhadap sejumlah dewi pagan yang memiliki kisah kehidupan sama persis dengan kisah Yesus dan Ibunya, Maria.
Dalam kebudayaan paganisme dikenal Bacchus (Dionysius) yaitu dewa matahari Yunani yang lahir dari kandungan seorang perawan bernama Demeter yang mengandung dari benih Dewa Jupiter tanpa hubungan badan. Bacchus lahir pada tanggal 25 Desember dan terbunuh untuk menebus dosa manusia. Dikisahkan pula bahwa Bacchus kemudian bangkit kembali dari kematiannya.[7]
Bangsa Mesir juga mengenal Osiris, dewa matahari yang lahir pada 25 Desember dari kandungan seorang perawan yang disebut ’Perawan Dunia’. Osiris memiliki 12 orang murid. Salah satu muridnya yang bernama Typhone berkhianat hingga menyebabkan kematian Osiris. Setelah bersemayam selama tiga hari dalam kuburnya, Osiris bangkit kembali dari kematiannya. Ia diyakini sebagai inkarnasi Tuhan dan merupakan salah satu dari oknum trinitas 3 Dewa di Mesir.[8]
Demikian juga dalam cerita mithologi yang lain tersebutlah Mithra yang lahir pada tanggal 25 Desember. Memiliki pemujaan yang dilakukan setiap hari Minggu. Mithra adalah seorang juru selamat yang menebus dosa manusia. Dia tidak disalib namun mengurbankan lembu suci yang darahnya mensucikan dan menebus dosa manusia. Lembu itu tidak lain adalah inkarnasi dari sang Mithra sendiri. Perayaan Mithra biasanya ditandai dengan keberadaan pohon terang.
Penyembahan terhadap sosok ibu Tuhan umumnya terjadi dalam kepercayaan pagan yang dsebutkan di atas. Masing-masing wilayah penyembah paganisme memiliki Tuhan Ibu dan Anak. Di Jerman, Hertha disembah sebagai ibu suci dengan anak dipangkuannya. Di Scandinavia, Disa disembah sebagai tuhan ibu dengan anak dipangkuannya juga. Sedangkan di Romawi purba, Venus atau Fortuna juga dipuja sebagi tuhan Ibu bersama Jupiter anaknya.[9]
Ralph Edward Woodrow dalam buku Babylon Mysteri Religion mengutip buku Frazer, The Golden Bought Volume 1 Halaman 356 menjelaskan fakta bahwa penyembahan terhadap Tuhan Ibu dan Tuhan Anak telah menyebar dan merasuk kepada masyarakat kerjaan Romawi dan sekitarnya. Hal tersebut iungkapkan oleh Woodrow sebagi berikut:
“The Worship of Great Mother … very popular under the Roman Empire, unscriptions prove that the two (the mother and the child) receive divine honors, … not only in Italy and especially at Rome, but also in the provinces, particularly in Arican, Spain, Portugal, France, Germany, and Bulgaria”.[10]
Akibatnya bisa dipastikan, penyembahan Tuhan Ibu dalam Kristen tidak dapat dihindari setelah para penyembah berhala dari Romawi, Yunani, Babilonia, dan Mesir memeluk ajaran Kristen. Dalam agama barunya tersebut para mantan penyembah berhala tidak mendapatkan penylurn yang sesuai dengan semangat penyembahan Tuhan Ibu. Padahal mereka belum dapat sepenuhnnya meninggalkan ajaran paganisme. Woodrow menulis bahwa kompromi pun terjadi, pihak gereja mencarikn padnan terhadap figure ibu yang disembah oleh kaum mantan kaum pagan dalam khazanah kekristenan. Tuhan Ibu yang dimaksud tidak lain adalah Maria, Ibu Yesus.
“One of the best example of such a carry over from paganism may be seen in the way the worship o the great mother continued – only in a slightly different form and with a new name. You see many pagans had been drawn to Christianity, but so strong was their adoration for the mother goddess, they did not want to forsake her. Compromising church leaders saw that if they could find some similarity in Christianity with the worship of the mother goddess, they could greatly increase their numbers … but who could replace the great mother of paganism ? Mary, of course was the most logical person for them to choose … little by little, the worship that had been associated with the pagan mother was transferred to Marry”.[11]
Maka tidak mengherankan pasca munculnya kritik Nestorius yang menolak istilah “bunda Tuhan”, gereja justru mengukuhkan posisi Maria sebagai Theotokos atau Ibu Tuhan dalam Konsili Efesus tahun 431 M. Salah satu butir yang dihasilkan dalam konsili tersebut adalah sebagai berikut : “Menurut pengertian bahwa kesatuan ini tidak mencampur adukkan, kami mengaku bahwa anak dara kudus adalah theotokos (bunda Allah), karena Allah Firman menjelma menjadi manusia dan sejak pembuahan-Nya menyatukan pada diri-Nya bait yang diambil daripadanya (Maria)”.[12]
Berdasarkan informasi Ibnu Patrick, seorang sejarawan dan padri Kristen, menjelang Konsili Nicea 325 M dari jumlah peserta keseluruhan 2.048 orang terdapat sebagian peserta dari mahzab Mariamites dan Remitim yang berpendapat bahwa Yesus dan Ibunya adalah 2 (dua) Tuhan selain Bapa.[13] Selain itu terdapat aliran Ebionit yang secara jelas juga memuja Maria sebagai Tuhan Ibu. Penganut aliran Ebionit dikenal sebagai aliran yang para penganutnya menggunakan bulu domba sebagai pakaian. Bulu domba tersebut dikenakan agar mereka dapat hidup dalam kesederhanaan. Dalam hal ini tradisi mereka mengenakan kulit domba sebagai pakaian mirip dengan tradisi kaum sufi generasi awal dalam Islam yang menutamakan kezuhudan. Gambaran tentang cara berpakain kaum Ebionit ini dapat kita lihat kemiripannya dengan kisah Perjanjian Baru dalam Ibrani 11: 37.
Tentang apakah penyembahan terhadap Maria adalah bentuk Kekristenan heterodoks yang menyimpang maka biar waktu yang akan menentukan. Sebab sejumlah pertarungan keyakinan yang medasar dalam dunia Kristen bahkan belum selesai hingga hari ini. Sebut saja pertarungan antara kaum Trinitarian dan Unitarian. Satu pihak mengakui trinitas dengan sejumlah argumentasinya dan dipihak lain menolaknya dan menganggap bahwa Yesus hanya seorang nabi dan bukan Tuhan. Sedangkan bagi seorang penganut Kristen, terkait masalah penyembahan dan Ketuhanan Maria tentu akan lebih menguntungkan jika hal ini terhapus saja dari ingatan sejarah. Masalah trinitas yang diakui mayoritas dunia Kristen hari ini juga bukan tanpa cacat sejarah. Konsili Nicea pada 325 Masehi, menurut informasi Ibnu Patrick, dihadiri oleh 2.048 orang peserta yang terdiri diri para uskup. 318 (tiga ratus delapan belas) orang diketahui sebagai pendukung konsep ketuhanan Yesus. Sedangkan 700 (tujuh ratus) orang uskup merupakan pendukung Arius yang menolak hakikat ketuhanan Yesus, dan sisanya memiliki sejumlah kepercayaan yang berbeda termasuk yang mempercayai Ketuhanan Maria. Namun, anehnya berkat prakarsa Kaisar Konstantin, hanya pendapat 318 orang (pendukung ketuhanan Yesus) tersebut yang kemudian dimenangkan. Jelas kaisar Konstantin telah emerankan agnda politik pribainya dengan sukses.
Lantas dimana letak kesalahan atau miskonsepsi Al Quran tentang trinitas Kristen ? Al Quran jelas dalam ayat tersebut tidak membahas tentang trinitas. Hal tersebut hanya merupakan bagian dari upaya Robert Morey dalam menyudutkan Islam. Namun jawaban atas pertanyaan ”apakah Al Quran telah salah ?” jawabannya adalah ”Tidak !”. Justru kehebatan Al Quran adalah mampu memberikan isyarat bagi pengungkapan kebenaran sejarah, dimana dunia pun telah berusaha secara maksimal untuk melupakannya.
PENUTUP
Tuduhan Robert Morey bahwa Al Quran memiliki kesalahan konsepsi tentang trinitas terbukti tidak benar. Konsep Trinitas dalam dunia Kristen sendiri mengalami perkembangan dari masa ke masa termasuk bersentuhan dengan sejumlah peradaban dan kepercayaan lainnya. Kebenaran lain yang terungkap justru teletak pada ketidakbenaran pemahaman Morey terhadap sejarah agamanya sendiri. Sehingga bukunya ”Islamic Invasion” sering diwarnai dengan pemahaman yang tidak berdasar. Sebuah pemikiran yang hanya lahir didasarkan pada kebencian fanatis yang menutup semua bentuk akal waras.
[1] Robert Morey. Islamic Invasion : Confronting the World’s Fastest Growing Religion. (Christian Scholar Press, Las Vegas, 1992). Hal 185
[2] Robert Morey. Ibid. Hal. 186
[3] Geoffrey Parrinder. Yesus dalam Quran. (Terj. oleh Ali Masrur, ett. all). (Bintang Cemerlang, Yogyakarta, 2002). Hal. 88
[4] Bambang Noorsena. Menuju Dialog Teologis Kristen-Islam. Cetakan IX. (Penerbit Andi, Yogyakarta, 2001). Hal. 6-7
[5] Burton L. Mack. The Lost Gospel: The Book of Q and Christian Origins. (Element Books, Shaftesbury, 1994). Hal. 51 dalam Lynn Picknet and Clive Prince. The Templar Revelation : Secret Guardians of The True Identity of Christ. Edisi Indonesia : The Templar Revelation : Para Pelindung Sejati Identitas Kristus. (Bantam Press, 1997). Terjemah oleh FX Dono Suhadi. Cetakan II. (Serambi, Jakarta, 2006). Hal. 121
[6] Lynn Picknett dan Clive Prince. Ibid. Hal. 33
[7] Rationalist Encyclopedia. Artikel tentang Attis dalam Dr. Hamid Qadri. Kristen dan Agama Berhala. (Modus Vol. 1 No. 9 Th. II/2004). Hal. 46
[8] Rationalist Encyclopedia. Artikel tentang Attis dalam Dr. Hamid Qadri. Ibid. Hal. 46
[9] Tim Redaksi. Tuhan Ibu dan Ibu Tuhan. (Modus Vol. 1 No. 5/Th. II/ 2004). Hal. 25
[10] Tim Redaksi. Ibid. Hal. 26
[11] Tim Redaksi. Ibid. Hal. 28
[12] Tony Lane. The Lion Concise Book of Christian Thought. (Lion Publishing, England, 1984). Edisi Indonesia : Runtut Pijar Pemikiran Kristiani. Terjemah oleh Conny Corputy. (BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1990). Hal. 47
[13] Prof. Sjech Abuzahrah. Muhadlarat fi an Nasrabiyah. Edisi Indonesia: Tindjauan Tentang Agama Masehi. (AB. Sitti Sjamsijah, Surakarta, 1969). Hal. 140. Juga DR. Rauf Syalabi. Ya ahl al Kitab Ta’alaw ila kalimat sawa’. Edisi Indonesia: Distorsi Sejarah dan Ajaran Yesus. (Pustaka Alkautsar, Jakarta, 2001). Hal. 127Sabtu, 24 September 2011
"Petunjuk Nyata bagi Kaum yg berpikir"
Mari kita perhatikan 1 lagi bukti Qur'an ialah Firman ALLAH.
Sebuah Kitab yang mengaku dari ALLAH
Harus berani dihadapkan dengan segala macam masalah, segala
zaman, segala segi, segala sisi, dari sudut manapun & harus
sepanjang zaman.
Dari segi Sastra, matematika, astronomi, sains, tata negara,
muamalat, ekonomi, Kode-kode angka, jumlah surah, jumlah
ayat, jumlah kalimat, jumlah huruf, segala ilmu, segala abad, sejak
penciptaan alam semesta, masa lalu, masa kini, masa depan,
sehingga masa kiamat & kehidupan setelah kiamat sekalipun.
Dan zaman ini ialah zaman ilmu pengetahuan, apakah Qur'an
dapat mengikuti perkembangan zaman???
Ilmu pengetahuan modern kini membuktikan bahwa air meliputi
71,111% wilayah bumi, dan daratan menutupi 28,8889%.
Dalam Qur'an disebutkan kata "DARAT" sebanyak 13 ayat, dan kata
"LAUT" ialah 32 ayat.
Mari kita perhatikan baik baik:
Darat=13 ayat
Laut=32 ayat
Jumlah= 45 ayat
Percentage DARAT: = 13/45 = 28.888888889%
Percentage LAUT = 32/45 = 71.111111111%
Jadi
Pendapat Qur'an, Darat = 28.889%, Laut = 71.111%
Bukti Ilmiah Nyata, Darat=28.889%, Laut = 71.111%
Maka mengapa mereka tak juga beriman?
Mengapa mereka masih memfitnah Rasulullah Muhammad SAW yang mengarang Qur'anul Kariim ini???
QS. 4 An-Nisaa':82 Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. Allah menyatakan jika bukti kebenaran Qur'an itu ada pada seluruh alam dan termasuk diri kita sendiri.
Qs. 41 Fushshilat:53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
Sekali lagi, Allah menyatakan jika bukti kebenaran Qur'an itu ada pada seluruh alam, mulai galaksi sampai lalat / nyamuk kecil sekalipun, dan ALLAh tak ragu menunjukkan kuasa meski cuma melalui seekor nyamuk/lalat.
Qs.2 Baqarah:26. Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu...
Sekarang, mari kita lihat lagi mukjizat lainnya masih masalah angka.
BULAN, disebutkan 12 x
HARI, disebutkan 365 x
Apakah ini kebetulan?
Bagaimana dengan keseimbangan jumlah kata dibawah ini:
1. Dunia disebutkan 115 kali. Akhirat disebutkan 115 kali.
2. Malaikat 88 kali, syaitan 88 kali.
3. Kehidupan 145 kali, kematian 145 kali.
4. Kebaikan/manfaat 50 kali, jahat 50 kali.
5. Orang2 50 kali, nabi 50 kali.
6. Iblis(raja syaitan) 11 kali, menyelamatkan diri dari iblis 11 kali.
7. Musibah (bencana) 75 kali, syukur 75 kali.
8. Shodaqoh 75 kali, kepuasan 75 kali.
9. Orang2 yang tersesat 17 kali, syuhada 17 kali.
10. Muslimin 41 kali, jihad 41 kali.
11. Emas 8 kali, kehidupan yang mudah 8 kali.
12. Sihir 60 kali, fitnah 60 kali.
13. Zakat 32 kali, barokah 32 kali.
14. Pikiran 39 kali, cahaya 39 kali.
15. Lidah 25 kali, khotbah 25 kali.
16. Harapan 8 kali, ketakutan/kecemasan 8 kali.
17. Berbicara di depan publik 18 kali, pempublikasian 18 kali.
18. Penderitaan 114 kali, kesabaran 114 kali.
19. Muhammad 4 kali, syari'ah (ajaran rasululloh saw) 4 kali.
20. Laki2 24 kali, wanita 24 kali.
Apakah ini kebetulan pula?
Apakah ini karangan dari Rasullullah Muhammad SAW yang tak dapat menulis & dari zaman 1400 tahun lalu?
Subhanallah.. Maha Benar Allah dengan segala Firman- Nya.
Sebuah Kitab yang mengaku dari ALLAH
Harus berani dihadapkan dengan segala macam masalah, segala
zaman, segala segi, segala sisi, dari sudut manapun & harus
sepanjang zaman.
Dari segi Sastra, matematika, astronomi, sains, tata negara,
muamalat, ekonomi, Kode-kode angka, jumlah surah, jumlah
ayat, jumlah kalimat, jumlah huruf, segala ilmu, segala abad, sejak
penciptaan alam semesta, masa lalu, masa kini, masa depan,
sehingga masa kiamat & kehidupan setelah kiamat sekalipun.
Dan zaman ini ialah zaman ilmu pengetahuan, apakah Qur'an
dapat mengikuti perkembangan zaman???
Ilmu pengetahuan modern kini membuktikan bahwa air meliputi
71,111% wilayah bumi, dan daratan menutupi 28,8889%.
Dalam Qur'an disebutkan kata "DARAT" sebanyak 13 ayat, dan kata
"LAUT" ialah 32 ayat.
Mari kita perhatikan baik baik:
Darat=13 ayat
Laut=32 ayat
Jumlah= 45 ayat
Percentage DARAT: = 13/45 = 28.888888889%
Percentage LAUT = 32/45 = 71.111111111%
Jadi
Pendapat Qur'an, Darat = 28.889%, Laut = 71.111%
Bukti Ilmiah Nyata, Darat=28.889%, Laut = 71.111%
Maka mengapa mereka tak juga beriman?
Mengapa mereka masih memfitnah Rasulullah Muhammad SAW yang mengarang Qur'anul Kariim ini???
QS. 4 An-Nisaa':82 Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. Allah menyatakan jika bukti kebenaran Qur'an itu ada pada seluruh alam dan termasuk diri kita sendiri.
Qs. 41 Fushshilat:53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
Sekali lagi, Allah menyatakan jika bukti kebenaran Qur'an itu ada pada seluruh alam, mulai galaksi sampai lalat / nyamuk kecil sekalipun, dan ALLAh tak ragu menunjukkan kuasa meski cuma melalui seekor nyamuk/lalat.
Qs.2 Baqarah:26. Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu...
Sekarang, mari kita lihat lagi mukjizat lainnya masih masalah angka.
BULAN, disebutkan 12 x
HARI, disebutkan 365 x
Apakah ini kebetulan?
Bagaimana dengan keseimbangan jumlah kata dibawah ini:
1. Dunia disebutkan 115 kali. Akhirat disebutkan 115 kali.
2. Malaikat 88 kali, syaitan 88 kali.
3. Kehidupan 145 kali, kematian 145 kali.
4. Kebaikan/manfaat 50 kali, jahat 50 kali.
5. Orang2 50 kali, nabi 50 kali.
6. Iblis(raja syaitan) 11 kali, menyelamatkan diri dari iblis 11 kali.
7. Musibah (bencana) 75 kali, syukur 75 kali.
8. Shodaqoh 75 kali, kepuasan 75 kali.
9. Orang2 yang tersesat 17 kali, syuhada 17 kali.
10. Muslimin 41 kali, jihad 41 kali.
11. Emas 8 kali, kehidupan yang mudah 8 kali.
12. Sihir 60 kali, fitnah 60 kali.
13. Zakat 32 kali, barokah 32 kali.
14. Pikiran 39 kali, cahaya 39 kali.
15. Lidah 25 kali, khotbah 25 kali.
16. Harapan 8 kali, ketakutan/kecemasan 8 kali.
17. Berbicara di depan publik 18 kali, pempublikasian 18 kali.
18. Penderitaan 114 kali, kesabaran 114 kali.
19. Muhammad 4 kali, syari'ah (ajaran rasululloh saw) 4 kali.
20. Laki2 24 kali, wanita 24 kali.
Apakah ini kebetulan pula?
Apakah ini karangan dari Rasullullah Muhammad SAW yang tak dapat menulis & dari zaman 1400 tahun lalu?
Subhanallah.. Maha Benar Allah dengan segala Firman- Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)

